RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tren harga sembako dan bumbu dapur kian melejit mendekati awal Ramadan. Diprediksi stabil naik dalam beberapa hari ke depan. "Kemungkinan (awal Ramadan, red) naik lagi," kata Adrian, salah satu pedagang Pasar Wisata (Parwis) kemarin (14/2).
Dia mengatakan, semua harga cabai mengalami kenaikan. Yakni, cabai lalap dari Rp 45 ribu menjadi Rp 48 ribu per kg; cabai lompong merah Rp 28 ribu ke Rp 35 ribu per kg; dan cabai lompong hijau Rp 20 ribu menjadi Rp 24 per kg.
Disusul cabai tampar atau keriting Rp 35 ribu menjadi Rp 42 ribu per kg dan cabai sret atau rawit dari Rp 80 ribu menjadi Rp 85 ribu per kg. "Tembus berapa kalau Ramadan ini tidak pasti. Kadang juga stabil harganya," imbuh dia.
Sementara itu, kata dia, harga sembako seperi telur juga mengalami kenaikan. Sebelumnya di Rp 28 ribu menjadi Rp 30.500 per kg. Terpisah, Takhul salah satu pedagang daging ayam Pasar Kota mengatakan, harga daging ayam cenderung mahal. Umumnya Rp 35-36 per kg menjadi Rp 40-42 per kg.
Menurut dia, kenaikan harga itu dipengaruhi hadirnya bulan besar, seperti Ramadan dan dampak dari program makan bergizi gratis (MBG). "Kenaikan harga ini berdampak banyak, terutama keluhan dari para pembeli. Tapi, kalau penurunan Alhamdulillah tidak terlalu, karena juga banyak yang orang beli untuk hajatan," imbuh pria domisili Kecamatan Kota itu. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana