Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Menkeu Purbaya Ungkap Tiga Sektor Utama untuk Dorong Indonesia Jadi Negara Maju

Hakam Alghivari • Kamis, 18 Desember 2025 | 02:29 WIB

 

Purbaya Yudhi Sadewa.
Purbaya Yudhi Sadewa.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Selain menjawab kekhawatiran soal utang negara dan keberlanjutan fiskal, Purbaya juga memaparkan arah besar pembangunan ekonomi Indonesia ke depan. Dalam forum Economic Outlook 2025 dilansir via kanal Youtube Kompas TV, Selasa (17/12), ia secara terbuka menyampaikan ambisi pemerintah untuk membawa Indonesia naik kelas menjadi negara maju dalam kurun waktu relatif singkat.

“Kita ke depan mau paksa Indonesia masuk menjadi negara maju dalam waktu 10–15 tahun ke depan,” kata Purbaya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa target Indonesia menjadi negara maju bukan hanya wacana jangka panjang, melainkan agenda yang secara sadar didorong melalui kebijakan ekonomi dan fiskal.

Ketika ditanya sektor apa yang menjadi andalan utama untuk mencapai target tersebut, Purbaya menyebut sejumlah sektor kunci yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

“Manufacturing, ada pertanian di situ. Manufacturing sudah semuanya. Sama, energi,” ujarnya.

Purbaya menjelaskan bahwa sektor manufaktur tetap menjadi pilar utama karena memiliki efek berantai yang luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, hingga penguatan ekspor. Di dalamnya, sektor pertanian juga tetap memiliki peran strategis, terutama dalam menjaga ketahanan pangan dan menopang basis ekonomi domestik.

Selain itu, sektor energi disebut sebagai fondasi penting yang menopang seluruh aktivitas ekonomi. Ketersediaan energi yang cukup dan terjangkau menjadi prasyarat bagi tumbuhnya industri, investasi, dan mobilitas masyarakat.

Namun, Purbaya menekankan bahwa pembangunan sektor-sektor tersebut tidak berdiri sendiri. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang kuat akan menciptakan efek lanjutan yang bersifat hampir otomatis, baik di dalam negeri maupun dalam hubungan dengan dunia internasional.

“Kalau ekonominya bagus, orang dalam negeri duitnya banyak, jalan-jalan. Kalau ekonominya bagus, sosial politik stabil, orang luar negeri juga berani datang ke sini. Itu hampir otomatis,” kata Purbaya.

Pernyataan ini menggambarkan bagaimana pertumbuhan ekonomi yang sehat akan mendorong konsumsi domestik, sektor pariwisata, hingga kepercayaan investor dan wisatawan asing. Dalam pandangannya, stabilitas ekonomi akan beriringan dengan stabilitas sosial dan politik, yang pada akhirnya memperkuat daya tarik Indonesia di mata global.

Ketika ditanya soal fondasi utama yang menopang seluruh strategi tersebut, Purbaya menyebut bahwa pondasi pembangunan ekonomi terletak pada sektor-sektor dasar yang saling terhubung.

“Kalau Anda tanya pondasi, ya di situ pondasinya,” ujarnya singkat.

Lebih jauh, Purbaya menjelaskan bahwa perannya secara pribadi dalam pemerintahan tidak diarahkan pada memilih satu sektor tertentu sebagai pemenang utama. Ia menekankan pentingnya membangun kerangka besar ekonomi agar seluruh sektor dapat tumbuh sesuai keunggulan masing-masing.

“Saya sebenarnya utamanya saya adalah fiskal moneter jalan semua dan saya perbaiki iklim investasi,” katanya.

Menurut Purbaya, ketika kebijakan fiskal dan moneter berjalan seiring dan iklim investasi diperbaiki, maka pertumbuhan sektor ekonomi akan terjadi secara lebih alami. Sektor yang tumbuh lebih dulu akan sangat bergantung pada keunggulan komparatif dan kompetitif masing-masing daerah maupun industri.

“Nanti sektor yang tumbuh duluan tergantung keunggulan masing-masing sektornya,” ujarnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak ingin memaksakan pertumbuhan sektor secara seragam, melainkan menciptakan ekosistem ekonomi yang kondusif. Dengan fondasi fiskal dan moneter yang stabil serta iklim investasi yang sehat, Purbaya meyakini target Indonesia menjadi negara maju dalam 10–15 tahun ke depan bukan sesuatu yang mustahil. (kam/bgs)

 

Editor : Hakam Alghivari
#negara maju #indonesia #ambisi #menkeu #Purbaya #Tiga sektor utama