RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sektor jasa menjadi satu-satunya lapangan pekerjaan utama yang mengalami kenaikan jumlah pekerja terbanyak tahun ini dibanding 2024.
Berdasar Berita Resmi Statistik (BRS) No. 21/11//3522/Th. V, 14 Oktober 2025, dibandingkan per Agustus 2024, sektor jasa mengalami kenaikan jumlah pekerja terbanyak, yakni 31,15 ribu orang.
Data persentase penduduk bekerja 2024-2025 memperlihatkan tren penurunan di dua sektor utama. Sektor pertanian turun dari 45,38 persen menjadi 44,63 persen. Meski sektor pertanian mengalami penurunan jumlah tenaga kerja, tapi masih mendominasi penyerapan tenaga kerja terbanyak tahun ini.
Sedangkan, sektor industri merosot dari 18,21 persen menjadi 17,72 persen. Sebaliknya, sektor jasa naik dari 36,41 persen menjadi 37,65 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bojonegoro Syawaluddin Siregar menyampaikan, bahwa terjadi pergeseran orientasi ketenagakerjaan masyarakat. "Sektor pertanian turun, dan sektor industri juga turun," terangnya.
Ia menyebut, berdasar data tersebut, kenaikan sektor jasa menjadi faktor utama bergesernya tenaga kerja di Bojonegoro. “Itu beralih ke sektor jasa, karena sektor jasa meningkat,” tegas Syawaluddin.
Menurutnya, meski angka tersebut keluar pada Agustus, namun menjadi data pada tahun ini. "Ini angka Agustus, yang kita anggap angka tahun 2025. Karena pendataan setiap Agustus," imbuhnya.
Jika dibandingkan Agustus 2024, sektor jasa mencatat kenaikan jumlah pekerja terbanyak, yakni mencapai 31,15 ribu orang. Sementara, penurunan terjadi di sektor pertanian sebanyak 20,17 ribu orang, serta di sektor industri sebesar 6,6 ribu orang. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana