RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Peringatan Hari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) jatuh setiap tanggal 12 Agustus. Peringatan pada tahun 2025 merupakan edisi ke-9 Hari UMKM nasional.
Peringatan ini pertama kali diusulkan oleh Asosiasi Layanan Pengembangan Bisnis Indonesia (ABDSI) pada 2016 lalu. Menurut catatan ABDSI dalam laman resmi mereka, Hari UMKM Nasional pertama kali ditetapkan dalam Kongres Nasional UMKM dan Temu Nasional II Pendamping UMKM, pada 25 Mei 2016 di Yogyakarta.
Kongres tersebut menghasilkan dokumen Piagam Yogyakarta yang berisi tujuh komitmen utama bagi pelaku, pendamping, dan pemangku kepentingan UMKM. Salah satu dari komitmen tersebut menetapkan 12 Agustus sebagai Hari UMKM Nasional.
Tanggal tersebut sengaja dipilih karena merupakan hari ulang tahun Wakil Presiden Indonesia pertama, Muhammad Hatta, yang lahir pada 12 Agustus 1902. Selain sebagai wakil presiden, Bung Hatta dikenal sebagai pejuang ekonomi yang menggagas konsep koperasi, serta ekonomi kerakyatan yang mengutamakan kesejahteraan rakyat.
Peringatan Hari UMKM Nasional 2025 mengusung tema ‘Republik UMKM: Menuju Indonesia Emas 2045’. ABDSI menetapkan lima pilar sifat Republik UMKM demi kelancaran ekonomi Indonesia, yakni Berdaulat, Berbasis Komunitas, Berkeadilan, Bertumbuh, dan Berdaya Saing Global.
Hal ini sejalan dengan upaya pemerintahan Indonesia untuk memajukan UMKM dan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia dari tingkat bawah ke atas. Di Bojonegoro sendiri, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) mencatat terdapat 91 ribu unit UMKM yang menghidupi roda ekonomi Bojonegoro.
“Data di kami, UMKM ada sekitar 91 ribu, tergabung dalam 19 asosiasi,” jelas Kepala Disdagkop UM Bojonegoro, Retno Wulandari kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro pada Juni lalu (19/6).
Menurut data yang diperoleh dari laman Satu Data Bojonegoro, dari 91.728 unit UMKM yang ada di Kota Ledre, hampir 90 persen atau 81.562 unit diantaranya merupakan usaha mikro. Kurang lebih 16 persen usaha mikro di Bojonegoro terletak di Kecamatan Kota, dengan total 13.580 unit. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana