Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Diminati Mancanegara, Produk Jati Blora Mendunia Sampai Bisa Kirim Puluhan Kontainer ke Lintas Benua

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 25 Juli 2025 | 20:22 WIB
(RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
(RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kabupaten Blora memang terkenal dengan komoditas kayu jati. Kualitas dan kuantitasnya pun tak terbantahkan. Tak dipungkiri diminati mancanegara. Bahkan, sudah ekspor ke lintas antar benua.

Masyarakat kabupaten tersebut pun juga banyak berprofesi sebagai perajin kayu. Salah satunya perusahaan kayu yang berada di Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora yang sudah berhasil menembus pasar internasional hingga ekspor ke benua biru dan afrika.

Direktur CV Wreksa Indonesia, Widyasintha Cokronegoro, akui produk kayu jati di Blora sangatlah berkualitas. Terlebih, pihaknya memanfaatkan bagian akar jati.

‘’Di sini banyak produknya. Seperti meja, kursi. Karena ukirannya artistik jadi diminati oleh pasar internasional,’’ jelasnya.

Ia pun menjelaskan awal dari pihaknya bisa menembus pasar ekspor. Menurutnya, pihaknya mengimuti IFEX (Indonesia International Furniture Expo) 2025 yang dihadiri banyak pasang mata dari dunia internasional.

‘’Awalnya dulu coba-coba lewat pameran ekspor gitu. Hingga akhirnya nyantol buyer dari luar negeri. Kami pernah ke Afrika Selatan, tapi beberapa saja. Gak sampai full kontainer. Terus ke Belanda juga awalnya coba-coba, tembus. Yang langganan itu Amerika. Selain itu, Austria rutin setiap bulan, dan ini yang Selandia Baru sama Kanada ada 2 kontainer,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Tak sendirian, ia menjelaskan untuk memenuhi permintaan pasar global, dirinya turut menggandeng para perajin lokal industri kecil menengah (IKM), seperti dari wilayah Randublatung, Seren, Ngliron, hingga Nglebur. ‘’Ngambil dari berbagai wilayah. Kami bagian finishing dan packaging,’’ ujarnya.

Ia akui nilai ekspor akar jati yang ia kelola menyentuh angka miliaran rupiah. ‘’Yang terbaru ini sekitar Rp 1.5 Miliar. Ke Selandia Baru dan Kanada,’’ terangnya.

Menurutnya, nama Blora sangat menjual dan sudah dikenal di dunia furniture internasional. ‘’Saya kaget waktu saya kasih nama Blora, eh ternyata buyer-buyer dari berbagai negara itu malah tahu. Kata mereka Blora itu terkenal kualitas kayu jatinya karena dari sumbernya gitu,’’ jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Blora, Siswanto, mengatakan pemerintah setempat harus membantu para pengrajin kayu jati lokal agar semakin berkembang dan mampu menembus pasar global.

‘’Ya ini harus diakomodasi. Nanti saya sampaikan ke Bupati juga. Ini penting untuk mendorong pasar ekspor. Apalagi punya nilai jual yang tinggi seperti ini,’’ ujarnya. (hul/edo)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#amerika #DPRD #Perajin Kayu #akar jati #siswanto #afrika #kayu jati #ifex #lintas benua #jati #Mancanegara #jepon #randublatung #akar kayu #blora #pasar ekspor