RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Tren harga beras naik dalam sepekan terakhir. Sehingga memengaruhi jumlah pelanggan hingga pembelian. Sementara itu, harga ketan stabil dan kacang merah turun drastis.
"Iya, beras lagi naik harga," ujar Maria penjual beras di Pasar Banjarejo kemarin (20/7).
Dia mengatakan, kenaikan harga terjadi dalam sepekan terakhir di berbagai jenis. Di antaranya beras medium sebelumnya Rp 12 ribu menjadi Rp 12,5 ribu per kilogram (kg). Kemudian, yang sebelumnya Rp 11,5 ribu menjadi Rp 12 ribu per kg.
Dia mengaku menjual beras paling bagus di harga Rp 13,6 ribu. "Yang bagus sebelumnya Rp 13 ribu menjadi Rp 13,6 ribu kg. Rerata naik Rp 500 per kg," imbuh dia.
Menurutnya, kenaikan harga memengaruhi jumlah pelanggan hingga jumlah pembelian, yakni berkurang dari sebelumnya. Perempuan 60 tahun itu menyampaikan, belum tahu alasan pasti kenaikan harga. Hanya, menyesuaikan harga di pasaran.
"Saya ambil dari Kecamatan Balen. Harganya mengikuti. Kalau harga lain seperti ketan stabil. Sedangkan, ada penurunan di kacang merah dan yang mahal itu kacang hijau," bebernya.
Dia mengatakan, untuk harga ketan stabil di angka Rp 13-15 ribu per jg. Sedangkan, kacang merah turun di harga Rp 7.500 dari sebelumnya Rp 12,5 ribu per kg. Serta, kacang hijau naik dari Rp 15-16 ribu menjadi Rp 22 ribu.
"Kacang merah ini turun sekitar dua mingguan. Kalau pelanggan biasanya dari sekitar Bojonegoro dan banyak dari Tuban seperti Kecamatan Parengan, Ponco, sampai Jatiroto," ucapnya.
Terpisah, Sulirin pedagang beras toko merancang mengatakan, harga beras stabil di angka Rp 13,5 ribu dan Rp 15,5 ribu per kg. Menurutnya, ini sudah berlangsung sejak bulan lalu. "Dari bulan kemarin sampai sekarang saya jual di beras harga Rp 13,5 ribu dan Rp 15,5 ribu kg," katanya.
Berdasar harga tabek produk Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Bojonegoro, harga beras mengalami kenaikan kemarin (20/7). Baik medium maupun premium. Beras medium di harga Rp 13.750 ribu dari sebelumnya Rp 12.215 ribu per kg. Sedangkan, beras premium Rp 15,5 ribu dari Rp 14.150 ribu per kg. (yna/edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana