RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Bantuan subsidi upah (BSU) tahun ini menyasar pekerja swasta hingga guru. Bukan ASN, TNI, dan Polri. Calon penerima diimbau registrasi dan mengecek secara pribadi.
Harapannya mendorong daya beli masyarakat dan mensejahterakan.
"Iya, seluruh pegawai di lingkungan RSUD Sumberrejo sudah terdaftar program jamsostek (jaminan sosial tenaga kerja) atau BPJS Ketenagakerjaan," kata Direktur RSUD Sumberrejo Ratih Wulandari melalui Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Tata Usaha Rabu (11/6).
Dia melanjutkan, untuk pekerja non-ASN atau badan layanan umum daerah (BLUD) sebanyak 25 orang. Semua mendaftar sebagai calon penerima BSU 2025.
Namun, untuk pengecekan data dilakukan calon penerima masing-masing. "Karena memasukkan data pribadi seperti nama ibu kandung," imbuh dia.
Menurutnya, saat ini masih proses validasi untuk calon penerima oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Harapannya, tutur dia, adanya program BSU ini dapat menyejahterakan dan mendorong daya beli masyarakat. "Diharapkan ini bisa menyejahterakan masyarakat," katanya.
Terpisah, Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Balen Mukrim menambahkan, guru dan tenaga kependidikan di sekolah pimpinannya sudah terdaftar BPJS Ketenagakerjaan.
12 di antaranya disertakan pendataan sebagai calon penerima BSU. Rinciannya sejumlah lima guru dan tujuh tata usaha (TU).
"Iya, guru dan tenaga kependidikan ikut pendataan sebagai penerima BSU. Guru ada lima dan TU-nya tujuh," pungkas dia.
Sebelumnya, dalam Zoom Meeting dilakukan BPJS Ketenagakerjaan menjelaskan calon penerima BSU berasal dari seluruh sektor usaha. Disalurkan melalui lima bank dari himpunan bank negara dan bank syariah. (yna/msu)
Editor : Muhammad Suaeb