Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pasar Sumberrejo Beroperasi 24 Jam, Turut Menggerakkan Ekonomi di Kecamatan Sekitar

Yuan Edo Ramadhana • Jumat, 7 Maret 2025 | 20:29 WIB
PENGGERAK EKONOMI: Aktivitas transaksi di Pasar Sumberrejo terus berputar mulai pagi hingga malam. Menggerakan ekonomi di kecamatan sekitar. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
PENGGERAK EKONOMI: Aktivitas transaksi di Pasar Sumberrejo terus berputar mulai pagi hingga malam. Menggerakan ekonomi di kecamatan sekitar. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

 

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Tak kenal siang atau malam, roda ekonomi di Pasar Desa/Kecamatan Sumberrejo terus berputar. Kondisi ini tentu berbeda dengan pasar tradisional lain.

Seperti Pasar Desa Sukorame, Kacamatan Sukosewu hingga Pasar Wisata (Parwis) Kecamatan Kota yang hanya beroperasi pagi saja.

Di Pasar Sumberrejo terlihat berjajar kios-kios dengan aneka barang dagangan. Selalu ramai, tak jarang para pedagang berjualan hingga sore dan malam hari. Terlebih, sudah memiliki pelanggan tetap.

Menurut Ratna Sulistyowati, salah satu pegadang di Pasar Sumberrejo, mayoritas pembeli berasal dari pedagang toko kelontong sampai pedagang sayur keliling.

‘’Penjual sayur keliling ini dari desa-desa yang jauh dari pusat perdagangan,’’ tutur Ratna.

Dia menjelaskan, pasar tidak hanya buka saat pagi dan siang hari. Namun, juga tengah malam. Terutama untuk penjual sayur, ikan, serta daging. Sedangkan, pedagang pakaian, sandal, tas, atau camilan buka mulai sekitar pukul 06.00.

‘’Kami punya pelanggan tetap. Dari kalangan pedagang ataupun masyarakat umum yang belanja dalam jumlah besar untuk kebutuhan bulanan,’’ bebernya.

Menurut dia, Pasar Sumberrejo mulai sepi pukul 13.00. Tapi, tak jarang beberapa pedagang buka sampai malam. Ratna menambahkan, pengunjung pasar tidak hanya berasal dari daerah setempat. Juga, banyak dari luar kecamatan seperti Kecamatan Balen.

‘’Yang datang tidak hanya dari sini. Ada juga dari Kecamatan Balen,’’ imbuhnya.

Menurut Sarwi, salah pelanggan Pasar Sumberrejo, keberadaan Pasar Sumberrejo sangat membantu dalam menyediakan dan mendapatkan barang dagangan.

Setiap hari dia membeli barang dari Pasar Sumberrejo, untuk dijual lagi ke rumah warga Kecamatan Balen.

Dia biasa berangkat pukul 01.00 dini hari agar mendapat ikan dan sayur kualitas terbaik. ‘’Pasar ini sangat lengkap. Memiliki parkir yang luas juga. Jadi mudah membawa barang belanja tanpa harus jalan jauh,’’ menurutnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa/Kecamatan Sumberrejo Mohammad Rofi'i mengatakan, Pasar Sumberrejo merupakan pasar desa. Dikelola oleh karyawan atau pengelola pasar.

Menurutnya, bisa eksis sampai sekarang karena selalu menjaga kebersihan dan ketertiban. ‘’Supaya pedagang dan pengunjung merasa nyaman di Pasar Sumberrejo,’’ tutur Rofi'i.

Dia menambahkan, meski masih menjaga eksistensi pasar tradisional, tetap ada rencana memberi pelatihan atau sosialisasi berdagang secara online. Menyikapi pesatnya perkembangan era digital.

Namun, lanjut dia, terkendala rerata pedagang yang sudah sepuh atau tua dan gagap teknologi (gaptek) tidak mau. ‘’Sudah ditawarkan ke pedagang (untuk sosialiasi jualan secara online) tapi yang sepuh dan gaptek tidak mau,’’ keluhnya. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#pelanggan #sukosewu #sepuh #pasar #pasar tradisional #gaptek #balena #Ekonomi #sumberrejo #pasar wisata #belanja #Pedagang sayur #Berdagang #Online #toko kelontong #Pedagang