BLORA, Radar Bojonegoro – Ancaman krisis pangan global butuh antisipasi dengan adanya regenerasi petani dan peternak milenial. Sehingga, Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora pun mulai membuatkan wadah bagi para anak muda yang ingin terjun di sektor pertanian dan peternakan.
Kepala DP4 Blora Ngaliman mengatakan, saat ini sudah terbentuk 36 komisariat daerah (komda) kepengurusan petani milenial. Anggota sudah tersebar di seluruh kecamatan dan jumlahnya sudah ratusan.
’’Kami sudah menyampaikan ke Bupati untuk mewadahi dan menumbuhkan para petani muda yang tersebar di setiap kecamatan,” jelas dia. Nantinya, komda yang telah dinahkodai para milenial itu juga bertugas mengajak para pemuda lain agar minat bertani maupun berternak.
Bupati Blora Arief Rohman mengatakan, sesuai jumlah sensus pertanian 2023 sebanyak 23.351 petani muda. Keberadaan petani muda di umur 19-39 tahun itu diusahakan untuk mampu menciptakan pertanian modern yang produktif dan berkelanjutan.
’’Sangat potensial sekali bila pertanian dan peternakan di Blora dijalankan petani milenial,” ujarnya. Ia menjelaskan, Pemkab Blora akan memberikan dukungan, motivasi, dan jejaring dalam membantu menumbuhkan kelembagaan ekonomi petani milenial. (luk/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana