Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Pedagang Bangun Kios Semi Permanen secara Mandiri

Hakam Alghivari • Kamis, 13 Juni 2024 | 21:00 WIB
BANGUN KIOS: Pekerja sedang mengerjakan bangunan kios semi permanen di atas los bangunan baru Pasa Induk Cepu.
BANGUN KIOS: Pekerja sedang mengerjakan bangunan kios semi permanen di atas los bangunan baru Pasa Induk Cepu.

CEPU, Radar Bojonegoro - Usai pembagian bangunan baru Pasar Induk Cepu, pedagang tampak mendirikan kios di atas bangunan los pasar. Hal itu dilakukan pedagang agar sesuai dengan produk yang dijual.

Padahal perencanaan awal, bangunan memang didesain seluruhnya berupa los, agar mampu menampung lebih banyak pedagang. Lilik, salah satu pedagang mengungkapkan, pendirian bangunan kios dilakukan secara mandiri oleh pedagang.

Ia hanya mengikuti pedagang lain yang lebih dahulu mendirikan bangunan semi permanen tersebut. ’’Pakai uang sendiri. Saya ikut mendirikan, karena pedagang yang lain juga sama,” ucapnya.

Lilik berjualan beras dan bumbu-bumbu dapur, tentu membutuhkan tempat yang lebih tinggi untuk menjajakan dagangan dan menyimpan saat selesai berjualan. Sehingga, bangunan los diubah menjadi kios. ’’Ini kan dibagikan gratis, terserah pedagang mau diapakan,” katanya.

Salah seorang pedagang yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, para pedagang ingin mengembalikan kios-kios seperti dahulu sebelum dibangun los. Sehingga, ada inisiatif mendirikan bangunan semi permanen.

’’Rencana bagian los saya juga akan saya bangun seperti yang lainnya,” ungkapnya. Untuk saat ini, pedagang yang mengisi bangunan los Pasar Induk Cepu masih dibebaskan dari penarikan retribusi pasar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.

Bangunan tersebut menampung 256 los dan ditempati 205 pedagang yang telah mengikuti undian. Diketahui sebelumnya, Pasar Induk Cepu mendapat dana dari pemerintah pusat sekitar Rp 3 miliar. Pada saat belum dibangun, memang terdapat bangunan beberapa kios. Namun, pada saat pembangunan seluruh pasar dibangun los.

Kepala Bidang (Kabid) Pasar Daerah Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora Margo Yuwono mengaku belum mengetahui bila bangunan los didirikan bangunan kios. ’’Nanti kami koordinasikan dengan pengelola dulu,” katanya. (luk/bgs)

 

Editor : Hakam Alghivari
#pasar #Pasar Induk Cepu #bangunan #blora #Pedagang