Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pasar Induk Cepu Masih Belum Beroperasi, Target Dibuka Januari

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 21 Desember 2023 | 19:04 WIB
PEDAGANG: Bangunan los Pasar Induk Cepu bersumber dari dana APBN sudah jadi. Tapi, belum ada pedagang yang menempati. (LUKMAN HAKIM/RADAR BLORA)
PEDAGANG: Bangunan los Pasar Induk Cepu bersumber dari dana APBN sudah jadi. Tapi, belum ada pedagang yang menempati. (LUKMAN HAKIM/RADAR BLORA)

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Bangunan baru Pasar Induk Cepu telah rampung. Namun, belum beroperasi, sehingga pedagang belum bisa me­nempati. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora masih tunggu persetujuan dari pemerintah pusat. Diperkirakan awal tahun depan.

Sementara, pedagang yang terdampak pembangunan ­inginkan tanpa zonasi. Pembagian lapak dilakukan sesuai lokasi sebelum diperbaiki. Se­kretaris Paguyuban Pasar Induk Cepu Repto mengatakan, belum mendapat kejelasan terkait penempatan pedagang yang sebelumnya terdampak pembangunan.

Hingga kemarin (20/12), para pedagang masih menempati kios sementara yang tak jauh dari bangunan baru pasar induk. ’’Kami belum mendapat informasi untuk penempatan los yang sudah jadi,” ujarnya.

Repto mengaku para pedagang telah diajak komunikasi. Namun, sebatas perundingan terkait sosialisasi prosedur penempatan. Pemkab menginginkan dari bangunan los pasar ada pembagian zonasi. Sedangkan, pedagang ingin lokasi tempat dulunya berjualan ditempati lagi.

’’Seperti saya jualan makanan, dulu bertempat di pinggir. Pe­dagang juga meminta tidak ada zonasi,” katanya.

Menurut Repto, alasan belum ditempati karena audiensi permintaan pedagang dan pemkab masih alot. Sehingga, belum bisa memutuskan penempatan para pedagang. Bangunan baru saat ini mampu menampung sekitar 256 pedagang. Sebelumnya, sekitar 114 pedagang.

Kepala Bidang (Kabid) Pasar Daerah Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora Margo Yuwono mengatakan, pihaknya masih melakukan sosialisasi prosedur penempatan. Lalu, jadwal penempatan dan pembagian bangunan los belum dilakukan.

’’Perkiraan Tahun depan (pembagiannya). Saat ini, masih kami sosialisasikan prosedur­nya,” terangnya.

Margo mengatakan, untuk kepastian ta­nggal pihaknya masih me­nunggu persetujuan dari pemerintah pusat. Sebab, pembangunan pasar induk bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai Rp 2,7 Mi­liar. ’’Karena pembangu­nan menggunakan da­na TP (Tugas Pembatuan), jadi kami juga ma­sih menunggu pusat,”pungkasnya. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#penempatan #jualan #Pemkab #zonasi #cepu #Pasar Induk Cepu #Bangunan Baru #pemerintah #kios #los #blora #dindagkop ukm #Pedagang