Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Harga Gula di Bojonegoro Merangkak Naik

Hakam Alghivari • Kamis, 5 Oktober 2023 | 01:25 WIB
Ilustrasi Gula (Ainur Ochiem/R.Bjn)
Ilustrasi Gula (Ainur Ochiem/R.Bjn)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Harga gula di Bojonegoro terus naik hingga mencapai Rp 16.000 per kilogram. Kenaikan terjadi sekitar satu bulan lalu, yakni pada September 2023.

Stok gula yang terbatas berbanding terbalik dengan tingginya permintaan masyarakat. Diduga sebagai penyebab naiknya gula di pasaran.

Harga rerata gula pasir dalam negeri di Bojonegoro sekitar Rp 14.000 per kilogram. Sedangkan untuk harga gula pasir terendah Rp 13.000 per kilogram, dan harga tertinggi mencapai Rp 16.000 per kilogram. Harga ini diambil berdasar rerata harga pasar pada 28 kecamatan di Bojonegoro.

Rokiah, salah satu pedagang beras di Pasar Bojonegoro mengatakan, selain beras, bahan pokok gula juga mengalami kenaikan sekitar Rp 3.000. Harga normal gula biasanya hanya Rp 11.000. Namun, saat ini naik menjadi Rp 13.000 hingga Rp 15.000 per kilogram. ‘’Akibat kenaikan bahan pokok ini, membuat pembeli menjadi lebih sepi,’’ keluhnya.

Pimpinan Cabang Bulog Sub Divre Bojonegoro Sugeng Hardono mengatakan, stok gula di Bulog Bojonegoro masih ada hingga sekarang. Tapi, dengan volume yang jumlahnya relative terbatas.

Sehingga, tidak sampai seperti beras, dimana kami mengadakan operasi pasar.  Mengingat, stok gula tidak banyak, tidak sampai pada angka ribuan ton.  ‘’Penyebab kenaikan harga gula, salah satunya karena banyaknya permintaan. Sedangkan, untuk ketersediaannya sendiri terbatas,’’ ujarnya. (ewi/msu)

 

Editor : Hakam Alghivari