Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Produksi Minyak di Lapangan Banyu Urip, Bojonegoro Tembus 600 Juta Barel

Hakam Alghivari • Kamis, 21 September 2023 | 18:05 WIB

LAPANGAN BANYU URIP: Produksi minyak dari Lapangan Banyu Urip yang dikelola EMCL sudah tembus 600 juta barel, melebihi dari prediksi sebelumnya yang diperkirakan hanya 540 juta barel. (DHANI/RDR.BJN)
LAPANGAN BANYU URIP: Produksi minyak dari Lapangan Banyu Urip yang dikelola EMCL sudah tembus 600 juta barel, melebihi dari prediksi sebelumnya yang diperkirakan hanya 540 juta barel. (DHANI/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Produksi minyak di Lapangan Banyu Urip, Bojonegoro telah menghasilkan lebih dari 600 juta barel pada September 2023.

Jumlah itu melebihi perkiraan cadangan minyak pada awal ditemukan yakni sebesar 450 juta barel.

Produksi berasal dari 30 sumur produksi dan 15 sumur injeksi berada di tiga lokasi. Yakni, Pad A, B dan C. Sejak on stream pada 2015 lalu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) telah melakukan lebih dari 900 kargo lifting atau produksi siap jual.

“Saat ini sudah memproduksi 610 juta barel, melebihi jumlah perkiraan awal," ungkap Onshore Facility Manager EMCL, Harwiyono.

Hal tersebut membuat cadangan minyak Lapangan Banyu Urip telah meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 940 juta barel minyak, dari 450 juta barel berdasarkan penilaian teknis.

Sementara produksi minyak setiap hari sekitar 165 ribu barel per hari (bph). ‘’Membuat 25 persen produksi minyak nasional, berasal dari lapangan Banyu Urip,” tambanya.

Sumbangsih pendapatan negara ini juga mampu memberi dana bagi hasil (DBH) Bojonegoro. Selain itu, pengembangan masyarakat di sekitar wilayah Banyu Urip masih dilakukan.

‘’Difokuskan pada Pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi,”  ucap Community Relations Supervisor EMCL, Feni Kurnia Indiharti.

Kegiatan produksi minyak Lapangan Banyu Urip, dimulai pada 2008 dan fasilitas produksi utama mulai dioperasikan pada kuartal 4 tahun 2015. Mencakup empat Desa di Kecamatan Gayam, meliputi Desa Brabowan, Bonorejo, Mojodelik, dan Gayam. (dan/msu)

Editor : Hakam Alghivari
#banyu urip #bojonegoro #emcl #minyak #ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)