Kelompok Tani di Blora Terus Bertambah

Rahul Oscarra Duta • Dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 | 08:00 WIB
BERTANAM: Petani di Blora sedang menanam padi. (RAHUL DUTA OSCARRA/RADAR.BOJONEGORO)
BERTANAM: Petani di Blora sedang menanam padi. (RAHUL DUTA OSCARRA/RADAR.BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jumlah kelompok tani (poktan) di Kabupaten Blora terus bertambah dalam tiga tahun terakhir. Hingga awal Oktober 2026, jumlahnya mencapai 2.923 kelompok yang tersebar di 16 kecamatan. Namun, di tengah pertambahan tersebut, jumlah petani yang tercatat bisa mengakses pupuk bersubsidi justru menyusut.

Plt Bidang Penyuluhan Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora Rosalia Diah Erawati mengatakan, jumlah kelompok tani pada 2024 tercatat sebanyak 2.733 kelompok.

Angka itu bertambah menjadi 2.869 kelompok pada 2025, kemudian kembali naik menjadi 2.923 kelompok pada awal Oktober 2026.

“Pada tahun 2024, jumlah poktan di Kabupaten Blora berjumlah 2.733 kelompok. Lalu pada tahun 2025 naik menjadi 2.869 kelompok. Sementara per awal Oktober ini mencapai 2.923 kelompok,” ujarnya.

Baca Juga: Beras Organik Produksi Petani Blora Dilirik Menu Pasien VIP

Menurut Rosalia, pertambahan tersebut salah satunya dipicu pemecahan kelompok tani yang memiliki terlalu banyak anggota. Selain itu, terdapat pembentukan kelompok baru di sejumlah wilayah.

“Satu kelompok tani minimal beranggotakan 10 petani. Jadi, bertambahnya itu banyak dari pemecahan, namun juga ada yang pembentukan baru,” jelasnya.

Dia menyebut, hingga kini masih terdapat kelompok tani dengan jumlah anggota puluhan orang. Bahkan, ada kelompok yang anggotanya mendekati 100 orang.

Berdasarkan klasifikasinya, kelompok tani di Blora terbagi menjadi empat kelas, yakni pemula, lanjut, madya, dan utama. Sebagian kelompok yang tercatat juga merupakan kelompok tani hutan (KTH).

Namun, pendataan DP4 belum mencakup seluruh KTH yang ada di Kabupaten Blora.

Di sisi lain, data DP4 menunjukkan jumlah petani yang tercatat dapat mengakses pupuk bersubsidi mengalami penurunan. Pada 2025, jumlahnya mencapai 188.148 orang. Sementara pada 2026 turun menjadi 172.514 orang. (hul/zim)

Editor : Farhan Reza Ardiansyah
Kabupaten Blora Petani dp4 blora Poktan