RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Syarat rekrutmen yang menetapkan batas usia rerata maksimal 30 tahun menjadi keresahan tersendiri bagi para pencari kerja (pencaker). Kondisi itu membuat banyak pencari kerja merasa peluang mereka tertutup bahkan sebelum mengikuti proses seleksi.
Salah satu pencaker lulusan Universitas Airlangga Surabaya mengatakan, adanya batas usia menjadi tekanan tersendiri baginya. Apalagi tidak jarang, batas usianya tergolong sangat minim dan membatasi. Misalnya, lowongan untuk minimal pendidikan S1, tapi batas usianya 25 tahun. Ditambah adanya syarat pengalaman dibidang yang dilamar minimal 2 tahun. Atau, batas maksimal 30 tahun, tapi syarat pengalamannya juga lebih lama.
Baca Juga: Disperinaker Bojonegoro Rencana Perketat Aturan Penggunaan Kartu Pencari Kerja
"Hal itu tentu sangat membatasi kami, pencaker seolah-olah dituntut untuk harus sesuai bidangnya dari awal mencari kerja. Selain itu, batas usia juga sangat merugikan pekerja diatas 35 tahun yang dengan tiba-tiba terkena PHK dari kantornya," ujar Khoyrul.
Laki-laki asal Kecamatan Temayang tersebut menilai, persyaratan tersebut mengkhawatirkan di tengah kondisi susahnya mencari pekerjaan. Akibatnya, tidak jarang loker ada biaya admin atau bahkan dengan upah jauh di bawah UMR. Padahal beban kerjanya cukup berat.
"Lowongan kerja yang mau menerima lulusan baru, tanpa ada pengalaman juga terbatas. Meski diperbolehkan mendaftar, tapi mayoritas yang lolos seleksi adalah yang sudah memiliki pengalaman," keluhnya.
Baca Juga: Sektor Ekraf Dinilai Masih Jadi Pilihan Terakhir Oleh Pencari Kerja Bojonegoro
Terpisah, Hadi asal Kecamatan Ngasem mengatakan, mencari pekerjaan sangat sulit. Selain minimnya lowongan pekerjaan, batas usia juga menjadi penghalang.
"Sulit sekali. Pekerjaan yang tidak ada batas usia, rerata serabutan. Seperti, buruh bangunan, buruh tani, dan sebagainya," kata laki-laki 34 tahun tersebut.
Keluhan sama diutarakan oleh Eko, setelah menjadi korban PHK perusahaan swasta tempatnya bekerja selama kurang lebih 15 tahun. Dia merasa kesulitan mencari pekerjaan baru diusianya yang sudah 35 tahun.
"Cukup sulit mencari pekerjaan diusia kepala 3. Meski sudah cukup berpengalaman lama di tempat bekerja sebelumnya. Untuk mendapat pekerjaan di bidang yang sama di tempat baru, cukup sulit," katanya. (ewi/msu)
Editor : Hakam Alghivari