RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Jelang akhir tahun, wilayah Kabupaten Bojonegoro seringkali diguyur hujan lebat pada siang hingga malam hari. Selain itu, seringkali hujan juga disertai dengan petir dan angin kencang.
Hujan deras dan angin kencang datang kembali pada Jumat sore (26/12). Menurut pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, hal ini disebabkan oleh pertumbuhan awan konvektif yang signifikan di sebagian besar wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Hal ini juga nampak pada pantauan citra satelit milik Stasiun Meteorologi (Stamet) milik BMKG Juanda Jawa Timur. “Data terbaru menunjukkan pergerakan sel awan hujan (warna kuning hingga merah pada radar) yang mengindikasikan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang,” jelas rilis resmi Pusdalops BPBD Bojonegoro menjelaskan fenomena tersebut.
Hingga waktu maghrib, hujan ringan dan sedang menyelimuti sebagian besar kawasan Bojonegoro. Namun di wilayah timur, hujan lebat masih terjadi dan bergerak ke arah Tuban.
BPBD Bojonegoro memeringatkan hujan akan banyak berpengaruh di wilayah Kecamatan Ngraho, Margomulyo, Padangan, Kasiman, Kedewan, Ngasem, Gondang, Baureno, Kepohbaru, Sugihwaras, dan Balen. “Wilayah Dander saat ini juga terpantau mengalami peningkatan intensitas awan hujan secara cepat,” tambah laporan tersebut.
Karena itu, BPBD Bojonegoro mewanti-wanti pada masyarakat agar waspada dan berhati-hati dalam menghadapi cuaca ekstrem tersebut, terutama jika berkendara di tengah hujan. “Bagi pengendara, hindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau tiang listrik guna menghindari risiko roboh akibat angin kencang,” jelas rilis BPBD.
Selain itu, masyarakat di dalam rumah juga perlu menjaga kebersihan rumah dan memerhatikan konsumsi barang elektronik selama hujan berlangsung. Terlebih dengan status Bojonegoro sebagai salah satu wilayah yang sering dilanda banjir luapan dari sungai.
“Pastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat sampah untuk mencegah genangan air yang dapat menyebabkan banjir luapan. Selain itu jika ada petir yang menyambar dengan intens, segera cabut kabel listrik dan matikan perangkat elektronik,” lanjut himbauan dari BPBD.
Akhirnya, BPBP Bojonegoro mengingatkan agar selalu mencari informasi melalui kanal media sosial BPBD Bojonegoro serta BMKG Jatim jika ingin mengetahui informasi cuaca terbaru. Selain lebih akurat, juga demi menghindari kebohongan atau hoax. (edo)
Editor : Yuan Edo Ramadhana