Beralih Tradisi, Sedekah Bumi Desa Lebaksari Diganti Kirim Doa Sesepuh Desa

Yuan Edo Ramadhana • Dipublikasikan Jumat, 25 April 2025 | 20:36 WIB
sedekah-bumi-merawat-tradisi-budaya-nusantara
sedekah-bumi-merawat-tradisi-budaya-nusantara

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tradisi sedekah bumi di Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, diganti dengan doa sesepuh desa dan dirangkai dengan berbegai seremoni lainnya. ‘’Sedekah bumi atau nyadran sudah tidak ada,’’ kata Sekretaris Desa (Sekdes) Lebaksari, Kecamatan Baureno Nehru kemarin (24/4).

Menurut dia, tradisi itu sudah lama berganti. Beralih dengan kegiatan haul atau kirim doa untuk sesepuh desa. Dilakukan di masjid dan musala. ‘’Kalau sejak kapan bergantinya saya kurang tahu. Karena sebelum saya masuk kegiatan itu sudah berlangsung sebelum saya masuk di 2017,’’ ceritanya.

Nehru menambahkan, rerata masyarakat desa bekerja sebagai petani. Sebab, potensi yang dimiliki di bidang pertanian. Sekitar 75 hektare lahan desa merupakan kawasan pertanian.

Baca Juga: Fokus Potensi Wisata dan Budaya, Desa Mulyoagung Lestarikan Kesenian Jaranan

Sekitar 60-70 persen warga bekerja sebagai petani. ‘’ Belum masuk tanam. Mungkin pertengahan bulan depan baru membuat persemaian,’’ tuturnya.

Pendidikan warga desa rerata lulusan sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) sederajat. Pendidikan di sana didukung adanya beberapa lembaga pendidikan. Di antaranya sekolah dasar negeri (SDN), madrasah ibtidaiyah (MI), dan pendidikan anak usia dini (PAUD).

‘’SD kami negeri sedangkan MI swasta. Ada juga pos PAUD, PAUD, dan TK (taman kanak-kanak),’’ pungkas dia. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
baureno kirim doa sedekah bumi Pendidikan Petani haul Pertanian sekretaris desa bojonegoro Sesepuh Desa doa