Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Dukung Swasembada Pangan, Kabupaten Blora Prioritaskan Peningkatkan Produksi Padi-Jagung

Hakam Alghivari • Senin, 17 Maret 2025 | 22:15 WIB
MONITORING: Bupati Arief Rohman melakukan peninjauan panen padi beberapa waktu lalu.
MONITORING: Bupati Arief Rohman melakukan peninjauan panen padi beberapa waktu lalu.

BLORA, Radar Bojonegoro  - Blora berkomitmen mendukung swasembada pangan yang diagungkan pemerintah pusat. Salah satu bentuknya dengan meningkatkan produksi padi dan jagung yang ada melalui optimalisasi lahan dan Peningkatan Indek Pertanaman (PIP).

Bupati Arief Rohman menjelaskan, pembangunan bidang pertanian termasuk komoditas padi, jagung dan kedelai merupakan salah satu prioritas yang akan terus dikembangkan.  Hal itu dilakukan mengingat Blora sangat potensial untuk meningkatkan produksi jagung nasional.

 Baca Juga: Efisiensi, Pemkab Blora Tetap Prioritaskan Pembangunan Jalan

‘’Blora merupakan (penghasil) padi terbesar ke enam tahun 2024 dan penghasil jagung terbesar kedua di Jawa Tengah.  Artinya Blora sebagai lumbung pangan nasional,” jelas Arief.

Menurutnya, selama ini ada beberapa upaya yang dilakukan Pemkab Blora. Yakni, bantuan yang bersumber dari APBN maupun APBD. Diantaranya  berupa bantuan benih padi, jagung, dan kedelai.

‘’Dalam hal ini, kami tentunya berterima kasih pada Menteri Pertanian Republik Indonesia atas komitmen dan kepeduliannya terhadap petani di Blora,’’ jelasnya.

Sementara itu, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Yudi Sastro menjelaskan, saat ini sesuai data, target kesanggupan dan realisasi luas tambah tanam (LTT) sudah mencapai 10.808 hektar. 

‘’Dari jumlah itu, tentunya sudah melebihi kesanggupan yaitu 20 ribu hektar atau sudah mencapai 55,57 persen dari target pusat. Tentunya ini kami minta juga untuk ditambah mungkin di angka 20 ribu hektar.  Ternyata disanggupi oleh Bupati, kadinas, hingga PPL juga,” jelasnya.

Menurutnya, dukungan yang diberikan pemerintah daerah dalam hal pertanian ini luar biasa. Hal ini terlihat dari Bupati Blora yang terus memonitoring dan hasil LTT untuk Kabupaten Blora. (hul/zim)

 

Editor : Hakam Alghivari
#Arief Rohman #jagung #Kabupaten Blora #Pertanian #padi #swasembada pangan #bupati blora