BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 6 Tahun 2025 yang mengatur tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446H /2025M yang bersumber dari Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) dan Nilai Manfaat telah terbit. Dibanding dengan daerah lain, Bojonegoro yang masuk dalam embarkasi Surabaya mendapat besaran bipih tertinggi. Yakni, mencapai sekitar Rp 60,9 juta.
‘’Iya, sudah turun (Keppres),’’ ujar Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Bojonegoro Abdulloh Hafidz.
Dari besaran BPIH embarkasi Surabaya mencapai Rp 94,9 juta dan bipih Rp 60,9 juta. Para calon jemaah haji (CJH) harus membayar sekitar Rp 35,9 juta untuk pelunasan. Mengingat, sebelumnya para CJH telah membayar setoran awal sekitar Rp 25 juta.
Dia menyampaikan, pelunasan bipih tahap pertama mulai kemarin (14/2) sampai 14 Maret 2025. Sehingga, para CJH yang telah dinyatakan istita’ah kesehatan bisa segera melakukan pelunasan.
Dari besaran bipih yang telah ditentukan tersebut, diantaranya digunakan untuk biaya penerbangan, sebagian biaya akomodasi di Makkah, Madinah, dan biaya hidup.
‘’Jika status istita’ah sudah terbit, segera lakukan pelunasan dan jangan menunda-nunda sampai batas akhir,’’ himbaunya.
Baca Juga: Kemenag RI-Kerajaan Arab Saudi Sepakat Berangkatkan 221 Ribu Jemaah Haji ke Tanah Suci
Ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Masyarakat Madani Bojonegoro Sholikin Jamik mengatakan, setelah turunnya keppres, maka sudah ada kepastian tentang pelunasan haji dari masing-masing embarkasi. Kepastian ini yang ditunggu oleh banyak CJH. Untuk mengetahui jumlah pasti biaya haji tahun ini.
‘’Dari keppres ini kita sudah tau bahwa keberangkatan dari embarkasi Surabaya dari dulu jumlahnya paling besar,’’ lanjutnya.
Besaran bipih jemaah haji reguler 2025 berdasar embarkasi. Diantaranya, embarkasi Aceh sebesar Rp 46,9 juta; embarkasi Medan Rp 47,9 juta; embarkasi Batam Rp 54,3 juta; embarkasi Padang Rp 51,7 juta; embarkasi Palembang Rp 54,4 juta; embarkasi Jakarta Rp 58,8 juta; embarkasi Solo Rp 55,4 juta; embarkasi Surabaya Rp 60,9 juta; embarkasi Balikpapan Rp 57,2 juta; embarkasi Banjarmasin Rp 59,3 juta; embarkasi Makasar Rp 57,6 juta; embarkasi Lombok Rp 56,7 juta; dan embarkasi Kertajati sekitar Rp 58,8 juta. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana