BLORA, Radar Bojonegoro - Polemik peresmian jalan Pramoedya Ananta Toer masih berlanjut. Pasalnya, peresmian Jalan Pram sebagai pengingat Sastrawan Dunia asli Blora itu ditunda lagi untuk sementara. Alasannya ialah belum matang secara administrasi dan regulasi.
Selain itu, diketahui sebelumnya, ada penolakan penamaan Jalan Pram dari ormas Pemuda Pancasila (PP) Blora. Namun, Bupati Blora Arief Rohman menyangkal apabila penundaan peresmian Jalan Pram tersebut dikarenakan surat edaran penolakan dari PP Blora. ‘’Enggak karena ormas (PP) ya. Ini karena memang secara regulasi belum matang. Jadi, kami perlu kaji lebih lanjut,’’ ucapnya.
Pada prinsipnya, lanjut dia, peresmian jalan dipastikan ditunda sementara. Sebab, pihaknya masih perlu mematangkan skema peresmian jalan tersebut. ‘’Kami coba matangkan regulasinya dulu. Perlu referensi dari daerah lain yang sudah membuat perdanya,’’ ujarnya.
Diketahui, peresmian Jalan Pram seharusnya dilaksanakan pada acara Kick Off Seabad Pram, Kamis (6/2) dan diresmikan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon. (hul/bgs)
Editor : Hakam Alghivari