BLORA, Radar Bojonegoro - Penumpang masa angkutan Natal dan tahun baru (nataru) di Stasiun Cepu beranjak naik. Lonjakan paling banyak pada Minggu lalu (22/12), sebanyak 1.971 penumpang. Meski terjadi lonjakan penumpang, okupansi belum terpenuhi 100 persen, tapi persentase tersebut bisa berubah sewaktu-waktu.
Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengungkapkan, jumlah penumpang masa angkutan nataru beranjak naik mulai Kamis (19/12) hingga Minggu (22/12). Jumlah penumpang selama empat hari mencapai 6.784 penumpang.
’’Lebih banyak penumpang turun, sebanyak 3.649 orang. Sedangkan, penumpang naik 3.135 penumpang per Minggu lalu,” ungkapnya. Franoto menjelaskan, penumpang mengalami lonjakan signifikan pada weekend. Dengan jumlah penumpang turun pada Minggu (22/12) mencapai 1.049 penumpang turun di Stasiun Cepu. Sedangkan penumpang naik mencapai 922 penumpang. ’’Selama empat hari tren angkutan nataru di Stasiun Cepu terus naik,” jelasnya.
Pihaknya memaparkan, secara keseluruhan penumpang di Daop 4 hingga 23 Desember 2024 pagi, total kapasitas 444.605 tempat duduk yang disediakan, sebanyak 204.597 penumpang telah memesan tiket untuk periode angkutan nataru yang berlangsung hingga 5 Januari 2025. ’’Tingkat keterisian tiket baru mencapai 46 persen,” ujarnya.
Ia menegaskan, ketersediaan tiket masa angkut nataru masih tersedia banyak. Pihaknya mengimbau bagi masyarakat yang berencana bepergian menggunakan kereta api, tiket dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang, masih tersedia untuk berbagai tujuan. (luk/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana