Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

20.750 Bibit Alpukat Telan Anggaran Rp 1,3 M

Hakam Alghivari • Jumat, 17 Mei 2024 | 21:10 WIB
Ilustrasi Anggaran.
Ilustrasi Anggaran.

BLORA, Radar Bojonegoro - Sebanyak 20.750 bibit alpukat ditanam tahun ini. Program tersebut menelan anggaran Rp 1,3 miliar. Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (DP4) Blora menepis anggapan bila alpukat tak dapat tumbuh.

Kepala DP4 Blora Ngaliman menerangkan, bibit alpukat sudah dibagikan kepada para kelompok tani sejak Februari lalu. Saat ini sudah ditanam oleh para petani. Totalnya mencapai 20.750 bibit, tersebar di 15 kecamatan dengan jumlah yang variatif.

’’Iya benar, sudah ditanam semua, anggarannya mencapai Rp 1 miliar,” ujarnya. Berdasar data dari DP4 Blora, terdapat tiga kecamatan paling banyak peroleh bibit alpukat. Yakni, Kecamatan Randublatung dan Jepon masing-masing sebanyak 2.650 bibit. Selanjutnya, Kecamatan Todanan sejumlah 2.500 bibit.

Namun persebaran paling merata berada di Kecamatan Todanan sekitar 28 petani dari Kelompok Tani Maju. ’’Terpusat di Desa Bicak, kecamatan yang dipilih itu nantinya akan jadi sentra buah alpukat,” ungkapnya.

Terkait anggapan tanaman alpukat tidak cocok untuk tanah Blora, pihaknya menepis anggapan tersebut. Diperkirakan dua hingga tiga tahun bibit alpukat sudah bisa berbuah. Ia mencontohkan, petani alpukat di Desa Giyanti, Kecamatan Sambong.

’’Sudah ada contohnya dan tumbuh bagus sekitar 700-an pohon. Untuk mengawal program ini pastinya akan terus kami monitoring,” terangnya. Ngaliman membeberkan, alasan tahun ini mengucurkan banyak anggaran untuk tanaman buah karena ingin membangun kawasan buah nusantara atau gerbang Blora (gerakan pengembangan buah lokal organik nusantara).

Tidak hanya buah alpukat, DP4 juga menganggarkan untuk tanaman buah kelengkeng dan durian. ’’Kalau tidak dimulai sekarang, nanti tidak akan maju (sebagai penghasil buah). Tahun lalu bantuan dari pusat, tahun ini dari anggaran daerah,” katanya. (luk/bgs)

 

Editor : Hakam Alghivari
#anggran #alpukat #DP4 #bibit #blora