BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Dari jumlah total 1.862 calon jemaah haji (CJH) reguler dan cadangan Bojonegoro, sebanyak 1.621 CJH telah melakukan pelunasan biaya penyelenggara ibadah haji (bipih).
Terdata, sekitar 1.561 CJH telah melunasi bipih di tahap pertama. Sisanya, melakukan pelunasan di tahap kedua. Sehingga, masih terdapat sekitar 241 CJH berhak lunas yang tidak melakukan pelunasan hingga per 08 April.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Abdulloh Hafidz mengatakan, waktu pelunasan bipih tahun ini telah selesai.
Tepatnya, setelah dilakukan perpanjangan pelunasan bipih tahap dua hingga Jumat (5/4). Untuk jumlah yang sudah melakukan pelunasan bipih terdapat sebanyak 1.621 CJH Bojonegoro tahun ini.
‘’Sebanyak 1.311 CJH reguler dan 310 CJH cadangan yang sudah melunasi bipih tahun ini,’’ ujarnya.
Tentang jumlah CJH Bojonegoro yang akan berangkat haji tahun ini, menurut Hafidz, belum bisa diketahui secara pasti jumlahnya. Karena untuk CJH cadangan masih belum ada informasi statusnya, naik menjadi reguler atau tidak. Hingga saat ini masih menunggu penetapan dari Jawa Timur.
‘’Jumlah CJH Bojonegoro yang akan berangkat tahun ini belum pasti karena masih menunggu penetapan status cadangan dari Jawa Timur,’’ lanjutnya.
Meski belum ada kepastian, jadwal keberangkatan CJH Bojonegoro telah dipastikan. Yakni, berangkat dari Bojonegoro menuju Asrama Haji Surabaya pada 11 Mei 2024. Kemudian, terbang ke Tanah Suci pada 12 Mei 2024. Berdasar hasil qurah atau undian urutan daerah, wilayah kerja (wilker) Bojonegoro. meliputi Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, dan Tuban.
‘’Saat ini masih fokus menyelesaikan pemassportan dan perekaman biovisa bagi para CJH yang baru melunasi ditahap dua,’’ pungkasnya. (ewi/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana