LAMONGAN, Radar Lamongan - Drainase di pusat Kota Soto butuh perhatian serius. Sejumlah titik tergenang usai diguyur hujan deras, kemarin (21/1). Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPRKPCK) Lamongan, Fahrudin Ali Fikri mengakui jika sejumlah saluran banyak yang buntu, termasuk di Jalan Kusuma Bangsa dan Jalan Sunan Giri. Namun, dia mengklaim, pihaknya sudah mulai melakukan pembersihan saluran.
‘’Kita ada kolaborasi yang baik antara SDA, saluran pembuangannya di SDA, salurannya drainasenya di kita (DPRKPCK Lamongan, Red),’’ tutur Fahrudin kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Menurut Fahrudin, ada dua strategi yakni memfokuskan di area genangan, yang harus tembus ke saluran pembuangan. Dia memastikan saluran wilayah genangan tersalur dengan baik. Strategi kedua dengan penuntasan drainase yang lain. Dia mengatakan, titik sentral genangan ini diupayakan untuk mempersingkat genangan. ‘’Kita mempercepat,’’ ujarnya.
Dia menjelaskan, sebelumnya sudah mulai dilakukan penggalian di sisi timur Terminal Lamongan, Sabtu (20/1), yang nantinya mengarah ke saluran pembuangan. ‘’Proses penanganan di situ, melancarkan, memang PR-nya banyak,’’ imbuhnya.
Anggota Komisi C DPRD Lamongan, Supono mendorong OPD terkait untuk terus dan optimal melakukan pembersihan dan pemeliharan. ‘’Di dinas ada program pemerliharaan dan masih proses terus, di setiap tahun, untuk bisa memperbaiki saluran dalam kota,’’ ucapnya.
Supono berharap genangan itu tidak terjadi berulang-ulang. ‘’Harapannya segera ditangani dan ditingkatkan,’’ katanya.
Wartawan koran ini belum mendapatkan konfirmasi dari Dinas PU SDA Lamongan. Saat menghubungi Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU SDA Lamongan, Saikhu Rohman terdengar nada sambung tapi tak kunjung dijawab. (sip/ind)
Editor : Hakam Alghivari