Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

DPUR Blora Diminta Menata Tata Ruang Cepu Raya, RDTR Cepu Raya Masih Digodok

Yuan Edo Ramadhana • Selasa, 12 Desember 2023 | 20:05 WIB
RAMAI: Perempatan Tugu 20 Mei turut Kecamatan Cepu selalu ramai pengendara berlalu lalang. Jalanan kerap pada saat pagi dan sore. (LUKMAN HAKIM/RDR.BJN)
RAMAI: Perempatan Tugu 20 Mei turut Kecamatan Cepu selalu ramai pengendara berlalu lalang. Jalanan kerap pada saat pagi dan sore. (LUKMAN HAKIM/RDR.BJN)

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora diminta menata tata ­ruang Cepu Raya. Saat ini, rencana detail tata ruang (RDTR) Cepu Raya juga masih digodok. Bahkan, ada pertimbangan dua opsi. Yakni, Cepu Raya sebagai kawasan atau branding kawasan.

’’Harus kami tata (Cepu Raya), mengundang DPUPR ini untuk menata Cepu Raya yang nyaman dengan Kementerian PUPR. Kami ingin tata ruang desain Cepu ini bisa menjadi lebih baik lagi,” ujar Bupati Arief Rohman saat menghadiri peresmian Creco Cepu, Jumat (8/12).

Bupati mengatakan, penataan ruang kawasan termasuk penanataan banjir dan berbagai tata ruang lainnya. Juga penataan pe­rekonomian dan kebersihan di Cepu Raya, Agar orang-orang yang datang di Cepu bisa nyaman.

’’Karena Cepu ini se­perti orang Padangan atau Ngraho (Kabupaten Bojonegoro) aktivitasnya di Cepu ini,” terangnya.

Kepala DPUPR Blora Samgautama Karnajaya menjelaskan, penataan Cepu Raya masih dalam pembahasan. Pihaknya sedang memilih dua opsi. Yakni, Cepu Raya sebagai kawasan dan Cepu Raya sebagai branding kawasan.

’’RDTR (rencana detail tata ruang) Cepu masih dalam proses pembahasan substansi di Kementerian PUPR. Nanti kami lihat dahulu konsep Cepu Raya itu, konsep sebagai kawasan atau sebagai branding kawasan,” katanya.

Samgautama mengaku telah berkoordinasi dengan Bappeda untuk mencari konsep yang pas untuk Cepu Raya. Menurutnya, Cepu Raya untuk menjadi sebuah kawasan masih butuh waktu panjang, sementara untuk branding masih bisa diupayakan.

’’Kalau sebagai branding nantinya tentu membutuhkan ruang-ruang besar. Misalkan untuk penataan penduduk,” jelasnya.

Terkait penyelesaian RDTR Cepu, pihaknya masih belum bisa memastikan rampung tahun ini. Sebab, masih antre dengan seluruh kabupaten di Indonesia. Diperkirakan Juli 2024 sudah rampung. ’’Ini nanti RDTR-nya akan kami sesuaikan lagi. Meskipun saat ini sedang berpro­ses,” ujar dia. (luk/bgs)

 

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#rdtr #Cepu Raya #DPUR #blora