BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Pembangunan jalan usaha tani (JUT) terus meluas di berbagai desa di Bojonegoro. Jalan yang mempermudah akses pertanian tersebut, diharapkan menyentuh manfaat dalam sarana prasarana pertanian.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), sejak 2022 pembangunan JUT sudah terbangun sebanyak 221 titik di berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro. Sementara tahun ini, terdapat 154 titik JUT yang dibangun. Totalnya yakni 375 juta dua tahun terakhir nanti.
"Pembangunan JUT di Desa Ngrandu, turut Kecamatan Kedungadem semakin meningkatkan ketahanan pangan dan akses warga," ungkap Abdul Rozak, warga Desa Ngrandu. Menurutnya, pembangunan tersebut sebagai respon dinas terkait atas laporan dari kelompok tani soal pembangunan JUT.
Pentingnya JUT juga dirasakan warga di Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu. Bahkan, menjelang musim penghujan tiba, program perbaikan JUT di Wilayah Dusun Talun Desa Mayangrejo mulai dilakukan. "Perbaikan ini bertujuan untuk mobilitas para petani menjadi lebih lancar," ungkap Sunaryo, Kepala Desa Mayangrejo. (dan/cho)
Editor : Hakam Alghivari