Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

DPMD Blora Dorong Transparansi Anggaran, Lima Desa Peroleh Dana Desa Tertinggi, Berikut Rinciannya

Yuan Edo Ramadhana • Kamis, 9 November 2023 | 23:09 WIB
Ilustrasi Dana Tak Cair (Ainur Ochiem/R.Bjn)
Ilustrasi Dana Tak Cair (Ainur Ochiem/R.Bjn)

 

BLORA, Radar Bojonegoro - Lima desa menerima transfer dana desa (DD) tertinggi tahun ini dengan nominal paling tinggi mencapai Rp 2 miliar. Sebagai tanggung jawab kepada masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Blora mendorong semua desa didorong untuk transparansi anggaran dengan cara dipublikasikan.

Kepala DPMD Blora Yayuk Windrati menjelaskan, semua desa yang sudah mendapat transfer DD tahun ini agar melakukan transparansi sesuai Permendes Nomor 7 Tahun 2023. Menurutnya, selama ini sudah berjalan dengan baik dan perlu berkesinambungan.

‘’Indikatornya di MCP KPK (sistem monitoring untuk mencegah korupsi), tahun ini penilaian di Blora sudah 100 persen, sudah baik,” klaimnya.

Yayuk mengatakan, capaian tersebut perlu dipertahankan. Salah satunya dengan transparansi DD kepada masyarakat. Rerata desa menggunakan media publikasi seperti banner yang terpasang di setiap desa. ‘’Dengan menampilkan rincian DD maupun ADD yang didapat masing-masing desa,” katanya.

Pihaknya berharap, penggunaan dana desa sesuai prioritas kebutuhan desa, pembangunan manusia dan infrastruktur. Selain itu, pihaknya juga sedang mendorong agar publikasi dapat memanfaatkan situs web desa.

Adapun lima desa dengan transfer DD terbanyak yakni, Desa Mendenrejo, Kecamatan Kradenan sebesar Rp 2 miliar; Desa Tanggel, Kecamatan Randublatung Rp 1,67 miliar; Desa Kutukan Rp 1,66 miliar; Desa Sumber, Kecamatan Kradenan Rp 1,62 miliar; dan Desa/Kecamatan Kedungtuban Rp 1,52 miliar.

‘’Terdapat lima desa dengan DD tertinggi dari semua desa. Saat ini rerata desa sedang mengajukan pencairan DD tahap tiga,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Penataan, Pengembangan, dan Pengelolaan Keuangan Desa DPMD Blora Suwiji.

Humas Paguyuban Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Blora Helmi mendorong agar semua desa transparan dalam penggunaan DD. Hal itu dapat membentuk kepercayaan masyarakat kepada pemerintah desa. Menurutnya, selama ini belum terdapat laporan BPD desa yang kurang transparan. (luk/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#DD #DPMD Blora #Desa #dana desa #transfer #Anggaran #ADD #BPD BLORA