Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Tercatat 76 Perahu Tambangan di Bojonegoro Masih Eksis

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 6 November 2023 | 22:25 WIB
TAMBANGAN: Tampak pengunjung menaiki perahu tambangan dari sisi Selatan sungai Bengawan Solo sekitar Jembatan Glendeng. (YANA DWI K/RDR.BJN)
TAMBANGAN: Tampak pengunjung menaiki perahu tambangan dari sisi Selatan sungai Bengawan Solo sekitar Jembatan Glendeng. (YANA DWI K/RDR.BJN)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Jumlah perahu tambangan mengalami kenaikan tahun ini. Lantaran dipengaruhi akses jalan dan jembatan. ‘’Data 2022 belum keseluruhan. Namun, pada 2023 valid,’’ kata Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro M. Aris Hidayatullah kemarin (5/11).

Berdasar Satu Data Bojonegoro, jumlah titik angkutan sungai danau dan penyeberangan (ASDP) atau tambangan mengalami kenaikan tahun ini. Rinciannya, pada 2021 sejumlah 46 titik, 2022 sejumlah 49 titik, dan 2023 sebanyak 55 titik.

Rincian pada 2023 terdiri atas sebelas titik tambangan di Kecamatan Trucuk; sembilan titik tambangan di Kecamatan Kanor; dan enam titik tambangan di Kecamatan Bojonegoro Kota dan Kalitidu.

Kemudian, lima titik tambangan di Kecamatan Malo dan Ngraho; tiga titik tambangan di Kecamatan Balen dan Baureno; dan satu titik tambangan di Kecamatan Dander, Margomulyo, Kasiman, Purwosari, dan Padangan. Adapun total perahu tambangan berjumlah 76 perahu.

Novan penambang perahu asal Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro Kota menambahkan, Tambangan Glendeng hanya beroperasi ketika jembatan ditutup. Jika jembatan dibuka, maka tambangan perahu tidak beroperasi kembali. ‘’Karena Jembatan Glendeng akses utama. Jadi, ketika ditutup, kami menyediakan tambangan,” tuturnya.

Dia melanjutkan, tambangan buka setiap hari dengan kapasitas maksimal 12 penumpang beserta motor. Dan paling sedikit sekitar dua penumpang sekali menyeberang. (yna/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#bengawan solo #dishub bojonegoro #jembatan #Sungai #bojonegoro #danau #perahu tambangan