BOJONEGORO, Radar Bojonegoro -Malam itu, baling-baling menyala dengan berbagai warna mengudara ketika diterbangkan anak-anak di lapangan Alun-Alun Bojonegoro.
Calon generasi emas itu didampingi orang tua, dengan bebas berlarian mengejar baling-baling yang melesat dan jatuh. Dipungut dan diterbangkan lagi dengan senyum merekah.
Gelak tawa mengiringi suasana malam di pusat kota.
Ruang terbuka hijau di tengah kota tersebut menjadi jujukan masyarakat bersama keluarga untuk berkumpul bersama. Terlebih saat malam hari.
Tidak sedikit para pengunjung lebih memilih lesehan di rerumputan lapangan untuk menikmati suasana. Pengunjung paling ramai pada saat weekend.
‘’Biasa malam mingguan di alun-alun sama anak dan istri. Menikmati hari libur bersama keluarga,’’ ujar Kiky salah satu pengunjung.
Dia mengatakan, lebih memilih mengunjungi alun-alun karena merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang tidak terlalu jauh dari rumahnya.
Selain itu, di musim kemarau saat ini lapangan tidak becek. Sehingga cocok untuk bermain anak-anak. ‘’Ramai juga, jadi anak-anak senang. Banyak penjual makanan dan mainan,’’ lanjutnya.
Tidak hanya anak-anak, Alun-Alun Bojonegoro juga menjadi jujukan dari berbagai usia. Dengan beragam aktivitas lainnya. Mulai dari anak-anak yang bermain baling-baling, berlarian, hingga bermain bola.
Sedangkan, untuk remaja hingga dewasa lebih memilih untuk duduk sambil menikmati suasana dan jajanan sekitar.
‘’Seru melihat anak-anak bermain di sini. Terlihat sangat senang. Jadi, seperti hiburan tersendiri di waktu libur kerja seperti ini,’’ kata Ahmad.
Siti ibu dari balita usia 4 tahun asal Dander mengatakan, senang mengajak anak-anak main di alun-alun. Selain menghilangkan kebosanan, juga bisa melatih kepercayaan diri anak karena bermain di tengah-tengah keramaian dengan disaksikan banyak orang.
‘’Daripada di rumah main handphone terus. Lebih baik diajak main ke luar, biar tahu juga dunia luar seperti apa,’’ tuturnya. (*/msu)
Editor : Hakam Alghivari