LAMONGAN, Radar Lamongan - Penerangan jalan umum (PJU) jalan nasional Sukodadi - Turi akan diganti. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan Heruwidi menjelaskan, ada 25 titik PJU yang padam bakal diganti.
Penggantian lampu LED itu sudah disetujui di P-APBD. “Kalau diganti, satu perangkat untuk lampu LED dan harganya lebih mahal dari lampu kuning,” jelasnya.
Menurut dia, satu item lampu LED harganya mencapai Rp 5 juta. Pengadaan lampu PJU jalan nasional itu dianggarkan Rp 150 juta. Heruwidi menuturkan, jumlah lampu yang rusak berpotensi bertambah karena kondisi lapangan.
Kerusakan lampu disebabkan banyak faktor. Di antaranya, piranti elektriknya yang bermasalah karena faktor alam seperti terkena petir atau gangguan binatang. Selain itu, bisa karena usia yang sudah tua. Sebagian besar lampu LED sudah berusia 10 tahun lebih.
‘’Lampu LED ini bantuan provinsi dan kementrian. Kalau daerah semuanya kuning, sehingga pemeliharaannya mudah,” terangnya.
Heruwidi mengatakan, kerusakan lampu kuning biasanya karena masalah jaringan atau kabel. Perbaikannya bisa diikutkan anggaran pemeliharaan rutin.
Heruwidi menambahkan, kewenangan pemeliharaan PJU menyesuaikan jenis lampunya. Dia menyebut lampu kuning milik kabupaten dan wajib dilakukan pengecekan berkala. Sedangkan lampu LED maupun tenaga surya itu bantuan provinsi dan pusat, yang belum dihibahkan. Kewenangan pemeliharaannya juga melekat. “Tapi sebagian kita lakukan pemeliharaan jika kondisi anggarannya cukup,” tuturnya. (rka/yan)
Editor : Eka Fitria Mellinia