Ketua Fraksi PKB DPRD Lamongan, M. Freddy Wahyudi mengatakan, setiap tahun wilayah Lamongan tidak lepas dari banjir. Sehingga, dia mengingatkan perlunya upaya penataan dan pengelolaan drainase.
Untuk memperkuat hal itu, kini telah disusun rancangan peraturan daerah (raperda), tentang pengelolaan dan pengembangan sistem drainase. Politisi F-PKB itu mendorong pembuatan embung desa, plengsengan saluran air, dan pembenahan drainase.
‘’Sehingga untuk antispasi saat musim penghujan,’’ tutur Fredy kepada Jawa Pos Radar Lamongan.
Sekretaris Fraksi Gerindra, Imam Fadlli mengatakan, dalam raperda drainase telah diatur terkait peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan sistem drainase. Di antaranya turut serta melakukan pemeliharaan, pembersihan drainase lokal di lingkungan, mencegah sampah, dan air limbah masuk.
‘’Serta (masyarakat, Red) ikut mencegah pendirian bangunan di atas saluran dan jalan inspeksi,’’ terangnya. (sip/ind)
Editor : Hakam Alghivari