Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

SMP APLIKATIF AS SUNNIYAH SUNAN DRAJAD LAMONGAN, Ajak Belajar Sejarah, Tak Lupakan Budaya Lokal

Muhammad Suaeb • Selasa, 5 September 2023 | 18:15 WIB

 

BUDAYA LOKAL: Siswa - siswi mengenakan Bekasri, busana pengantin adat Lamongan, mengalungkan bunga kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. (ISTIMEWA FOR RDR.LMG)
BUDAYA LOKAL: Siswa - siswi mengenakan Bekasri, busana pengantin adat Lamongan, mengalungkan bunga kepada Bupati Lamongan Yuhronur Efendi. (ISTIMEWA FOR RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan – SMP Aplikatif Assuniyah Sunan Drajat Lamongan mengajak penonton Megkarnaval 2023 untuk belajar sejarah. Salah satunya melalui drama kolosal Dewi Andongsari dan anaknya Patih Gajah Mada.

Drama itu menceritakan Dewi Andongsari yang terusir dari kerajaan dan melanjutkan hidup di Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang. Gajah Mada akhirnya tumbuh menjadi seorang patih di Kerajaan Majapahit yang disegani di nusantara.

Selain menceritakan sejarah Gajah Mada, SMP Aplikatif Assuniyah Sunan Drajat Lamongan juga menampilkan sejarah dan budaya lainnya. Hal itu sesuai temanya, melestarikan budaya Lamongan.

Smp Aplikatif dibawah naungan Yayasan Murni Pendidikan Sosial Sunan Drajat yang mana juga menaungi MI favorit di Lamongan yakni MI Murni Sunan Drajat Lamongan. Pada kesempatan ini SMP ini menampilkan sejarah raja Airlangga dan Candi Pataan. Raja Airlangga yang merupkan pendiri kerajaan Kediri, bersembunyi di desa Pataan, Kecamatan Sambeng.

SMP Aplikatif juga menampilkan kesunanan di antaranya Sunan Drajat, sunan Sendang Dhuwur yang menyebarkan agama islam di wilayah pantura Lamongan Perlu diketahui SMP Aplikatif ini menerapkan sistem pendidikan Islamic Boarding School, berharap bisa mencetak generasi Robbani, Qur’ani dan cinta Nabi.

Barisan khas karnaval, yakni bhineka tunggal ika dan tarian tradisional seperti tari Mayang Madu dari Kabupaten Lamongan, ikut disertakan. Juga, bekasri, busana pengantin adat Lamongan.

Menurut Kepala SMP Aplikatif Assuniyah Sunan Drajad, karnaval ini merupakan event pertama SMP Aplikatif Sunan Drajat Lamongan yang mampu menyedot perhatian warga Lamongan. Sepanjang rute, rombongan SMP Aplikatif Assuniyah Sunan Drajat mampu memberi kesan yang mendalam dan aura positif bagi warga Lamongan. (mer/yan)

CANTIK: Busana carnival ditampilkan siswa siswi SMP Aplikatif Assuniyah Sunan Drajat Lamongan. (ISTIMEWA FOR RDR.LMG)
CANTIK: Busana carnival ditampilkan siswa siswi SMP Aplikatif Assuniyah Sunan Drajat Lamongan. (ISTIMEWA FOR RDR.LMG)
Editor : M. Yusuf Purwanto
#Meg Karnaval #bupati yes #DIsdik Lamongan #SMP Aplikatif Assuniyah Sunan Drajat Lamongan #Yuhronur Efendi #hut ri