BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sejumlah ruas jalan di kawasan Kota Bojonegoro ditutup, karena adanya perbaikan trotoar dan jalan. Jalan Teuku Umar di Kelurahan Kadipaten Bojonegoro ditutup Rabu (8/9), imbas perbaikan drainase.
Sementara perbaikan jalan di Jalan Lettu Suyitno Bojonegoro juga membuat jalan ditutup setelah adanya pengecoran. Namun, warga di Jalan Lettu Suyitno mengeluhkan proses yang berlarut dan mengganggu perekonomian warga.
Kabid Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro Iwan Maulana mengatakan, penutupan jalan untuk pemasang box culvert atau kontruksi beton berbentuk kotak atau persegi yang memiliki fungsi serupa dengan gorong-gorong. Tujuannya memperlancar sistem drainase permukiman.
‘’Jalan Teuku Umar ditutup sementara, namun besok (10/8) sudah dibuka,” ungkapnya Rabu (9/8).
Sementara itu, penutupan jalan terjadi di Jalan Lettu Suyitno Desa Kalirejo, Kecamatan Bojonegoro Kota, imbas pengecoran jalan. Hal tersebut mendapatkan keluhan dari warga karena proses penutupan sudah lebih dari seminggu.
Intan Ayu, warga di Jalan Lettu Suyitno mengatakan, banyak warga yang menunggu dibuka karena sudah lebih dari seminggu ditutup sejak tanggal 1 Agustus lalu.
‘’Efeknya perputaran uang berhenti, karena terdampak penutupan,” ungkapnya.
Dia menambahkan, rencanya jalan akan dibuka pada tanggal 9 Agustus, namun setelah sampai batas waktu tersebut tak kunjung ada perkembangan.
Banyak penduduk yang merasa dirugikan. ‘’Kalau memang menutup jalan, harusnya berani menyelesaikan semua pekerjaan sesuai deadline,” keluhnya.
Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Bojonegoro Raditya Bismoko mengatakan, penutupan Jalan Lettu Suyitno karena masih adanya pekerjaan jalan.
‘’Masih proses pekerjaan, sementara (lalu lintas) dialihkan lewat jalan Desa Kalirejo,” ungkapnya. (dan/msu)
Editor : M. Yusuf Purwanto