Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Dibeli Gubernur, Peternak Sapi Lamongan Berbahagia Harga Relatif Tinggi

Khorij Zaenal Asrori • Jumat, 30 Juni 2023 | 20:47 WIB
TIGA KALI DIBELI GUBERNUR: Sapi milik H Juri, peternak sapi di Kecamatan Tikung. Ternak dia menjadi langganan gubernur Jatim untuk penyembelihan di hari kurban. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)
TIGA KALI DIBELI GUBERNUR: Sapi milik H Juri, peternak sapi di Kecamatan Tikung. Ternak dia menjadi langganan gubernur Jatim untuk penyembelihan di hari kurban. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

LAMONGAN, Radar Lamongan — Sejumlah peternak di wilayah Kabupaten Lamongan tersenyum. Ternak mereka dibeli pejabat untuk penyembelihan kurban. 

Juri, peternak dari Kecamatan Tikung, mengatakan, sudah tiga kali gubernur Jawa Timur membeli sapi miliknya untuk berkurban. Bagi peternak, itu apresiasi karena usahanya dihargai petinggi negara.

Juri menuturkan, untuk mendapatkan sapi yang berkualitas dan sehat, calon peternak harus memilih bakalan yang tepat. Juga menyediakan kandang nyaman dan memberikan makanan yang bisa menambah berat sapi.

Dia mencontohkan pemberian protein minimal 14 persen setiap harinya. “Memelihara sapi ini sulit, tapi alhamdulillah hasilnya juga lumayan, untuk penjualan masih seputar Jatim,” terangnya.

Peternak lain, drh Suparto, mengaku  12 ekor sapinya dibeli Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Sapi yang dibeli dikirimkan di antaranya ke Magetan, Ngawi, Bojonegoro, dan Tuban. Berat sapi yang dibeli 550 - 600 kilogram. Jenisnya limosin simental dan cross hasil inseminasi buatan (IB).

Menurut dia, tahun ini peternak berbahagia karena harga sapi relatif tinggi. Tahun lalu, peternak melewati masa sulit karena adanya penyakit mulut dan kuku (PMK) serta lumpy skin disease (LSD). 

“Ini sudah kedua kali dibeli sama Bu Gubernur, tentu sapi pilihan yang memang kualitasnya terbaik,” tuturnya.

Suparto mengaku mencampur sendiri pakan ternaknya. Dia memanfaatkan limbah pertanian dan industri, serta hijaunya tanam rumput gajah. Dia intens memeriksa di awal kedatangan dan setiap bulan melakukan pemeriksaan. (rka/yan)

Editor : M. Yusuf Purwanto
#peternak #pejabat #Gubernur Jawa Timur (Jatim) #kurban #lamongan