Perangkap Duri
Allah,
Bimbinglah kami susuri jalan penuh duri
Kami tak mampu menghindari runcingnya
Menusuk sakit di tubuh ringkih ini
Siang tak membuat mata kami memandang
Terang tak menjadikan benderang
Tanpa izin-Mu duri-duri tetap mengancam
Allah,
Engkau pemilik semuanya
Berilah serpih sinar-Mu kepada kami
Agar mata ini terbuka menyadarkan kami
Manusia hanyalah semut kecil
Di antara rerimbunan belantara
Baca Juga: PUISI: Oleh Susanto Guru SMP Negeri 1 Baureno.
Allah,
Lindungilah kami
Dari perangkap duri
Yang disebar menyiksa kami
Lamongan, 14 September 2026
Api Belantara
Jilatan api menyambar denyut nadi
Nyala memutus nafas
Tersengal antara hidup dan mati
Baca Juga: Puisi Radar Bojonegoro oleh Mahrus Ali
Lidah api membakar damai
Sunyi berdekap asap
Suramkan hari siang
Yang tak pasti
Hari merindukan hujan
Lenyapkan api keserakahan
Agar pepohonan memunculkan tunas
Tempat menambatkan kegundahan hidup
Terlunta di belantara api melanda
Baca Juga: Puisi Radar Bojonegoro: Oleh Nono Warnono
Lamongan, 9 September 2026
Doa Rerumputan
Kita hanyalah rumput
Melata pada kerendahan
Pasrah pada keadaan
Diinjak kaki-kaki kekar
Ditebas sabit-sabt tajam
Baca Juga: Puisi Radar Bojonegoro: Oleh Susanto
Jangan bermimpi menjadi pohon
Kokoh menjulang dengan kekuatan akar
Bertahan dengan dahan dan ranting
Serta dedaun yang elok bak mahkota
Jangan mimpi menjadi menara mercusuar
Sebagai tumpuan setiap kapal
Tahan dari terpaan badai dan gelombang
Berkaca pada bayangan yang hampir lenyap
Hanya berharap menjadi rumput
Bermanfaat bagi sesama
Baca Juga: Puisi: Karya Ahmad Zaini
Lamongan, 2 September 2026
Sebuah Keinginan
Zikir dan lantunan nadhom
Sejenak senyap
Berganti riuh irama langkah
Saling himpit berjejal
Demi keinginan
Butir peluh dibiarkan
Berkeliling di luas wajah
Menjelma harapan masa depan
Hingga membiarkan wajah
Ditampar debu jalan berdekil kelam
Tarian sinar laser
Menjelma ulur tangan
Memapah duduk bersimpuh
Mengendapkan emosi
Dalam secangkir kopi
Jombang, 29 Agustus 2026
*Guru di SMK Negeri 1 Lamongan
Tinggal di Wanar, Pucuk, Lamongan
Editor : Farhan Reza Ardiansyah