BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Stok gas elpiji 3 kilogram (kg) memang menipis di Bojonegoro. Bahkan, stok elpiji di SPBU juga kerap habis. Tentu, warga semakin sulit mendapatkan gas elpiji 3 kg.
Wakil Koordinator SPBU di Jalan Ahmad Yani Bojonegoro Syamsul Hadi mengatakan, sebenarnya tidak terjadi kelangkaan gas elpiji Kiriman masih lancar, sesuai jadwal. Tapi, banyaknya kebutuhan sehingga kehabisan.
Berhubung beberapa daerah sudah susah. Jadi, sekali datang langsung habis diburu warga. ''Ada yang sampai marah, katanya SPBU kok sampai kosong,'' ujarnya.
Harga elpiji 3 kg di SPBU jalan Ahmad Yani tersebut masih tetap sama, yakni Rp 16.000. Berbeda beberapa daerah mengalami kenaikan jadi Rp 22.000.
Menurut Syamsul, apabila kondisi ini terus berlanjut, tidak menutup kemungkinan elpiji 5 kg dan 12 kg juga ikut langka.
Dia mengatakan, ada rencana pembelian elpiji melalui aplikasi dan mencantumkan NIK di KTP. Kalau namanya terdaftar di aplikasi, bisa membelinya. Baru sekitar 2 hari lalu mendapat sosialisasi aplikasi dari Pertamina, katanya. (ewi/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto