Ketua Yayasan Masjid Agung Darussalam Lugito Abdul Qodir mengatakan, mulai malam 21 Ramadan, kegiatan iktikaf dan Salat Tahajud di masjid banyak diikuti jemaah. Bahkan konsumsi sebanyak 300 paket sahur habis.
Lugito menjelaskan, iktikaf berlangsung hingga malam takbiran nanti. Dalam rangkaian iktikaf, pengurus masjid menggelar Salat Tahajud berjamaah. Imam dari luar kota didatangkan untuk memimpin salat. “Salah satunya Ustad Muh Haidar dari Madura,” ujarnya.
Wakil Ketua Bidang Kebijakan Publik Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro Sholikin Jamik mengatakan, masjid At-Taqwa membuka dan memfasilitasi jemaah iktikaf. Disediakan sahur bersama.
Sholikin mengaku jamaah berasa bersyukur, setelah dua tahun terakhir kegiatan di masjid dibatasi hingga dilarang. Sehingga ketika diperbolehkan iktikaf, energi positif menyebar. Terlihat semakin banyak dan khusyuk jamaah.
“Sebab bisa menjalani ibadah, terlebih hari-hari terakhir Ramadan merupakan babak final,” ujarnya. (irv/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto