RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Rencana penambahan ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan perkotaan Bojonegoro belum masuk tahap pembangunan fisik. Saat ini masih dalam proses pematangkan desain dua taman baru tersebut. Yakni, Taman Halte di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Karangpacar dan Taman Migas yang direncanakan di Jalan HOS Cokroaminoto, Madean, Jetak.
Kepala Bidang (Kabid) Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro, Imam Purnomo mengatakan, belum bisa memastikan waktu pelaksanaan pembangunan dua RTH tersebut.
"Belum tahu. Yang jelas proses desain gambar," ujarnya kemarin (2/9).
Berdasar laman resmi Pemkab Bojonegoro, Taman Migas memiliki luas sekitar 1.031 meter persegi. RTH tersebut mengusung konsep taman penunjang menuju arah bundaran air mancur Jetak.
Baca Juga: Ruko Taman Rajekwesi Mulai Dibongkar Disulap Jadi Ikon Baru Bojonegoro
Sejumlah fasilitas disiapkan, di antaranya area komunal, sarana olahraga outdoor, area duduk, toilet umum, serta lahan parkir roda dua dan roda empat.
Sementara itu, Taman Halte memiliki luas sekitar 851 meter persegi. Taman tersebut dirancang dengan fasilitas playground yang ramah anak.
Imam menyampaikan, rencana pembangunan kedua taman tersebut merupakan bagian dari program kerja bupati yang dilaksanakan melalui DLH.
"Dibuat taman. Itu masuk program kerja bupati, DLH," terangnya.
Sebelumnya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah. Beserta jajaran terkait telah mengaji paparan draft desain dua RTH tersebut pada Senin (31/8).
Sebagai upaya untuk merealisasikan taman kota yang nyaman serta bisa mendukung keseimbangan ekosistem perkotaan tersebut. (ewi/msu)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah