11.231 KK di Bojonegoro Terdampak Kekeringan, Tersebar 38 Desa di 15 Kecamatan

Yana Dwi Kurniya Wati • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 10:06 WIB
KEKERINGAN: Korban kekeringan mendapat kiriman air bersih, sebanyak sekitar 32.826 jiwa warga Bojonegoro terdampak kekeringan. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
KEKERINGAN: Korban kekeringan mendapat kiriman air bersih, sebanyak sekitar 32.826 jiwa warga Bojonegoro terdampak kekeringan. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sebanyak 11.231 kepala keluarga (KK) atau sekitar 32.826 jiwa menjadi korban kekeringan, jumlah itu tersebar 38 desa di 15 kecamatan.

Masyarakat diimbau segera melaporkan dan mengajukan bantuan air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.

"Apabila musim kemarau terus berlangsung dan sumber air warga semakin berkurang, maka tidak menutup kemungkinan wilayah terdampak kekeringan akan semakin meluas," kata Kepala BPBD Bojonegoro Heru Wicaksi.

Menurut dia, ada tujuh desa di masing-masing Kecamatan Sumberrejo dan Ngasem; dua desa di Kecamatan Sukosewu, Ngraho, Ngambon, Kedewan, dan Bubulan; satu desa di Kecamatan Temayang, Margomulyo, Sugihwaras, Dander, dan Kapas; serta tiga desa di Kecamatan Purwosari, Tambakrejo dan Malo.

Baca Juga: Radar History: Kekeringan, Warga Makan Nasi Srinthil

Bencana tersebut setidaknya melanda 11.231 KK atau sekitar 32.826 jiwa. Pihaknya mengaku, terus melakukan pemantauan terhadap wilayah-wilayah rawan kekeringan. Jumlah itu masih berpotensi bertambah seiring kondisi kemarau.

Dia menambahkan, selama Juni, Juli, Agustus telah melakukan pengiriman sebanyak 337 tangki. Sementara, pihaknya mengatakan, tidak memastikan kebutuhan air bersih setiap waktunya. Sesuai permintaan dari desa.

"Jumlah tangki atau liternya sesuai permintaan dari desa. Bagi yang mengalami kekeringan mamu imbau segera melapor ke pusdalops (pusat pengendalian operasi) di nomor +62811-3356-444," tambah mantan Camat Kepohbaru itu. (yna/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
korban kekeringan kekringan bpbd bojonegoro bojonegoro Air