Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Bojonegoro Gagal Miliki Stadion Baru, Pemkab Ajukan Pembangunan Stadion ke Pemerintah Pusat

M. Irvan Romadhon • Selasa, 16 Juni 2026 | 19:42 WIB
STADION LAMA: Bojonegoro gagal memiliki stadion baru yang telah direncanakan sebelumnya, alasannya dampak pemotongan dana transfer dari pusat sekitar 30 persen. (M. IRVAN RAMADHON/RADAR BOJONEGORO)
STADION LAMA: Bojonegoro gagal memiliki stadion baru yang telah direncanakan sebelumnya, alasannya dampak pemotongan dana transfer dari pusat sekitar 30 persen. (M. IRVAN RAMADHON/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Impian masyarakat Bojonegoro untuk memiliki stadion baru kandas. Pemerintah kabupaten (pemkab) batal membangun stadion baru di Kota Ledre.

Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2026 yang turun dibandingkan tahun lalu menjadi salah satu penyebab pemkab batal membangun stadion baru.

Sebaliknya pemkab mengajukan pembangunan stadion baru di lokasi Stadion Letjend Soedirman (SLS) ke pemerintah pusat.

Sehingga pembangunan stadion baru tersebut bakal menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negera (APBN).

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, untuk pembangunan stadion diusulkan ke pusat. Usulan tersebut berupa pembangunan stadion baru di lokasi SLS saat ini. Tepatnya di Jalan Lettu Suwolo.

‘’Yang dusulkan pembangunan baru di lokasi saat ini,” ungkapnya.

Wabup menegaskan, pembangunan stadion baru dengan APBD batal karena anggaran pemkab 2026 ada penurunan anggaran. Tepatnya anggaran yang bersumber dari pusat yaitu transfer dana bagi hasil (DBH) migas.

Baca Juga: Ungu Bius Ribuan Penonton di Stadion Letjen H. Soedirman

APBD Bojonegoro tahun ini sebesar Rp 6,49 triliun (T). Turun sekitar Rp 1,4 T dari tahun lalu yang mencapai Rp 7,8 T.

Wabup menambahkan dengan penurunan APBD tersebut lebih baik digunakan untuk prioritas lain. Seperti fisik jalan yang rusak bisa dibangun saat ini. (irv/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#Stadion #Nurul Azizah #pemerintah pusat #pembangunan #bojonegoro