RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bojonegoro, menetapkan lima bakal calon (balon) Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Bojonegoro 2026-2031.
Mengerucutnya lima nama itu sesuai usulan dari peserta Muscab yang berlangsung di Hotel Dewarna kemarin (4/4), dari lima nama itu tiga wajah lama, dan sisanya wajah baru.
Mulai Fauzan Fuadi, Ketua DPC PKB Bojonegoro sekaligus anggota DPRD Jatim; Abdulloh Umar, sekretaris DPC PKB Bojonegoro sekaligus Ketua DPRD Bojonegoro sekarang; dan Imam Sholikin, eks Ketua DPRD Bojonegoro sebelum Abdulloh Umar. Kemudian wajah baru yakni Mustakim, Ketua PC GP Ansor Bojonegoro 2020-2024, dan Alfiyatul Muniroh
"Hasilkan lima bakal calon ketua DPC periode 2026-2031," kata Ketua DPW PKB Jatim Abdul Halim Iskandar.
Menurut Gus Halim, lima nama itu dikirim ke DPP untuk melalui sejumlah tahapan. Dari uji kelayakan hingga pendekatan politik.
"Penetapan tiga sampai empat hari sebagai calon, selisih dua sampai lima hari keluar nama calon ketua terpilih. Bisa kelimanya, dua, atau satu. Kewenangan ada di DPP," jelas pria yang juga menjabat Bidang Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif DPP PKB itu.
Baca Juga: Ketum DPP PKB Gus Muhaimin Berbagi Kebahagiaan di Bojonegoro
Dia menegaskan, pascaterpilih, ketua DPC bersama DPW wajib menyusun kepengurusan dengan target rampung awal Juni. Sebab, bakal dilakukan pelantikan serentak saat hari lahir (harlah) pada 23 Juli. "Untuk calon kewenangan pusat," terangnya.
Dia berpesan, muscab kali ini juga fokus meluruskan cara pandang partai. Di mana kekuatan partai bukan di pusat atau provinsi melainkan ranting hingga pimpinan anak cabang (PAC). "Arah politik juga harus jelas. Kader PKB harus ada di tengah rakyat setiap saat tidak hanya saat pemilu saja," tegas dia.
Dikonfirmasi terpisah, salah satu kandidat Ketua DPC PKB Bojonegoro Fauzan Fuadi mengatakan, siap jika ditunjuk. Tidak dipilih pun juga siap. Sebab, PKB Bojonegoro memiliki banyak kader kompeten. "Saya pasrahkan sepenuhnya kepada pusat (DPP, red)," kata Mantan Ketua Umum PC PMII Malang itu.
Sementara itu, Mustakim mengatakan, sebagai kader siap taat dan patuh pimpinan partai. Menegaskan siap menerima segala keputusan ke depan. "Taat dan patuh pimpinan partai, apapun keputusan partai," tutur mantan Ketua Umum PC PMII Bojonegoro itu.
Sementara itu, kandidat lain Abdulloh Umar dan Imam Sholikin belum bisa dikonfirmasi, hingga pukul 16.45 belum merespons pesan via WhatsApp. (yna/msu)
Editor : Yuan Edo Ramadhana