Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Angin Kencang Rusak Empat Rumah dan Tumbangkan 17 Pohon Jati di Bojonegoro, Total Kerugian Sekitar Rp 42 Juta

Dhani Wahyu Alfiansyah • Sabtu, 10 Januari 2026 | 07:00 WIB
BENCANA HIDROMETEOROLOGI: Angin kencang merusak empat bangunan rumah warga di Kecamatan Ngraho, pada Kamis (8/1). Petugas melakukan penanganan di lokasi.
BENCANA HIDROMETEOROLOGI: Angin kencang merusak empat bangunan rumah warga di Kecamatan Ngraho, pada Kamis (8/1). Petugas melakukan penanganan di lokasi.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Hujan deras yang turun sejak Kamis sore (8/1) memicu rangkaian bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bojonegoro. Angin kencang merusak bangunan warga di Kecamatan Ngraho, sementara banjir luapan sungai menggenangi permukiman di Kecamatan Dander.

Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mencatat angin kencang terjadi pukul 16.30 WIB di Dusun Krajan RT 05 RW 02 Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho.

Kejadian ini mengakibatkan pohon tumbang dan merusak empat bangunan, dengan kerugian tingkat kerusakan ringan hingga berat dan total kerugian Rp 42 juta. Pada hari yang sama Kamis (8/1) pukul 19.20 WIB, banjir luapan Sungai Afvoer Ngunut terjadi di Desa Sendangrejo, Kecamatan Dander, menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air antara 50 sentimeter hingga 1 meter.

Sebanyak 139 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang tersebar di Dusun Balong, Kluweh, dan Kare. Selain rumah warga, banjir menggenangi jalan lingkungan sepanjang satu kilometer, merendam satu musala, serta menyebabkan longsor jalan lingkungan dengan dimensi panjang 4 meter, lebar 1,5 meter, dan kedalaman 1 meter. Hingga malam hari, kondisi air dilaporkan berangsur surut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro Heru Wicaksi menyatakan, seluruh kejadian telah ditangani sesuai prosedur. “BPBD telah melakukan asesmen dan penanganan awal serta berkoordinasi dengan pemerintah desa. Saat ini, kondisi di lokasi terdampak terpantau aman dan berangsur pulih,” terang Heru.

Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro menangani empat kejadian pohon tumbang di Kecamatan Tambakrejo dan Ngraho, meliputi 17 batang pohon jati dan satu rumpun bambu. Dua lokasi sempat terkendala kabel listrik, dan seluruh penanganan selesai pada hari yang sama. (dan/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#Bangunan Warga #Bencana #hujan deras #luapan sungai #bpbd bojonegoro #Pohon Tumbang #Hujan #Bencana hidrometeorologi #dander #ngraho #bpbd #angin kencang