Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Realisasi DBH SDA Migas Bojonegoro 2025 Sesuai Pagu APBN, Dipastikan Tidak Ada Tambahan

Dewi Safitri • Sabtu, 3 Januari 2026 | 07:00 WIB
Ilustrasi dana bagi hasil (DBH) Migas Bojonegoro.
Ilustrasi dana bagi hasil (DBH) Migas Bojonegoro.

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Penyaluran dana bagi hasil (DBH) sumber daya alam (SDA) minyak dan gas bumi (migas) 2025 di Bojonegoro dipastikan tidak ada tambahan. Realisasi yang diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro tahun 2025, sesuai dengan pagu alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Yakni, sebanyak Rp 1,94 triliun. Berdasar data dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bojonegoro, pagu APBN 2025 untuk DBH SDA minyak bumi di Bojonegoro mencapai Rp 1,93 triliun dan Rp 11 miliar untuk gas bumi. Kedua DBH SDA tersebut, telah tersalur 100 persen, sesuai dengan pagu yang ditentukan tahun ini.

Sebelumnya, Kepala KPPN Bojonegoro Teguh Ratno Sukarno menyampaikan, meski telah tersalur 100 persen. Namun, tidak menutup kemungkinan akan ada penyaluran DBH kembali, melebihi pagu yang telah ditetapkan sebelumnya.

Jika ada, akan dilakukan penyesuaian pagu dengan nominal terbaru. Atau ada kemungkinan juga, akan disalurkan pada tahun selanjutnya sebagai kurang bayar. Namun, hingga akhir 2025, ia menyampaikan, tidak ada tambahan penyaluran kembali untuk DBH SDA migas di Bojonegoro.

Sehingga, dapat dipastikan, penyaluran DBH SDA migas di 2025 hanya sebesar pagu anggaran yang telah tercantum sejak awal. Yakni, Rp 1,93 untuk DBH SDA minyak bumi dan Rp 11 miliar untuk gas bumi.

‘’Untuk DBH masih sama (tidak ada tambahan penyaluran). Ada tambahan penyaluran untuk dana alokasi umum (DAU),’’ terangnya. Berdasar informasi dari laman resmi Pemkab Bojonegoro, rekapitulasi realisasi DBH migas menunjukan naik turun dari tahun ke tahun. Pada 2022, realisasi DBH migas tercatat sekitar Rp 1,6 triliun.

Meningkat cukup signifikan menjadi Rp 2,2 triliun di 2023. Kemudian, mengalami penurunan menjadi Rp 1,8 triliun di 2024. Dan, naik kembali menjadi sebesar Rp 1,94 triliun di 2025. (ewi/bgs)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#sumber daya alam #kppn bojonegoro #Dana Bagi Hasil #KPPN #bojonegoro #dbh #gas bumi #minyak #migas