Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Pemkab Bojonegoro Matangkan Pemekaran Kawasan Perkotaan, Meliputi Kecamatan Padangan dan Ngraho

Yana Dwi Kurniya Wati • Minggu, 21 Desember 2025 | 14:00 WIB
PERADABAN LAMA: Salah satu bangunan tua di Kecamatan Padangan, bukti kecamatan berbatasan dengan Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora ini memiliki peradaban yang cukup lama, dibanding pusat Kota Bojonegoro
PERADABAN LAMA: Salah satu bangunan tua di Kecamatan Padangan, bukti kecamatan berbatasan dengan Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora ini memiliki peradaban yang cukup lama, dibanding pusat Kota Bojonegoro

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemerintah kabupaten (pemkab) mengagendakan kawasan perkotaan di wilayah barat. Memeratakan investasi dan meningkatkan ekonomi. Tepatnya Kecamatan Padangan dan Ngraho.

"Serta, sebagian Kecamatan Tambakrejo," katanya Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan.

Menurut dia, rencana itu sudah dituangkan dalam regulasi melalui Perbup Nomor 18 Tahun 2024 tentang RDTR Kawasan Perkotaan Kecamatan Ngraho.

Para kepala desa (kades) setempat diajak menyukseskannya. "Kita harus bersama-sama menyukseskan. Khususnya bapak dan ibu kades," tuturnya.

Pria kelahiran Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo itu menambahkan, dalam waktu dekat, semua pihak harus menyisir kecamatan Padangan, Ngraho, Tambakrejo.

"Pelan-pelan, kita sisir potensinya dan menata tata ruangnya secara lebih konkret," ujarnya.

Bupati dilantik Februari 2025 itu berharap, para kades bisa menjadi sosialitator masyarakat perihal agenda tersebut. Kades harus bicara realitas dan profesional. Program pengotaan wilayah barat itu untuk menyemarakkan investasi.

"Semangat kita adalah memberikan manfaat terbaik untuk masyarakat. Harus selaras dengan kepentingan masyarakat dan lingkungan," ujarnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Jumok, Kecamatan Ngraho M. Sigit Afrianto membenarkan, ada pembahasan perihal digubahnya wilayah barat menjadi perkotaan. Sudah dibahas sejak 2020 saat penyusunan RDTR.

"Itu kan tidak hanya Desa Jumok, ada beberapa desa. Masuk dalam IKK (indeks kualitas kebijakan)," katanya.

Dia melanjutkan, sudah ada pembahasan dengan pemkab. Di antaranya persiapan menuju wilayah perkotaan. Juga, menginventarisir aset desa seperti jalan dan jembatan.

"Ada pembahasan juga terkait geologi di desa. Kan itu Desa Jumok, Nganti, dan Blimbinggede ada sesar tengah Pulau Jawa. Jadi, dibahas juga untuk konstruksi pembangunan infrastrukturnya," beber dia.

Pihaknya berharap, dibentuknya Kecamatan Padangan dan Ngraho menjadi wilayah perkotaan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

"Harapan tentu ada. Karena akses seperti jalan dan jembatan memengaruhi ekonomi warga," ujarnya. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#tambakrejo #Perkotaan #bupati bojonegoro #Padangan #pemkab bojonegoro #Kawasan Perkotaan #ngraho #bojonegoro #Setyo Wahono #kades