Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Kontraktor Asal Surabaya Resahkan Warga Bojonegoro: Air Mampet Dua Pekan, PDAM Tunggu Proyek Pembangunan Trotoar Rampung

Dhani Wahyu Alfiansyah • Selasa, 18 November 2025 | 02:24 WIB

 

RESAHKAN WARGA: Proyek di Jalan Pattimura ini meresahkan warga, menyebabkan air PDAM ke warga mampet. Butuh koordinasi PDAM dengan DPKPCK dan kontraktor.
RESAHKAN WARGA: Proyek di Jalan Pattimura ini meresahkan warga, menyebabkan air PDAM ke warga mampet. Butuh koordinasi PDAM dengan DPKPCK dan kontraktor.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Proyek pembangunan trotoar di Bojonegoro senilai Rp 5 miliar dari APBD 2025 yang dikerjakan PT Jaya Semanggi Enjiniring meresahkan warga Jalan Pattimura, Bojonegoro.

Sebab, rekanan asal Surabaya itu memutus pipa yang mengalir ke warga. Sehingga, sudah sekitar dua pekan ini warga tak bisa mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Gangguan distribusi air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Buana di kawasan Jalan Pattimura, Kecamatan Kota Bojonegoro, belum juga pulih hingga Senin (17/11/2025).

Aliran air ke pelanggan masih terputus akibat pekerjaan proyek trotoar dan drainase, dan sudah berlangsung dua pekan terakhir.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Buana Bojonegoro Khoirul Anwar membenarkan, bahwa suplai air ke pelanggan di jalur tersebut masih terganggu.

PDAM belum bisa melakukan pemasangan ulang pipa karena masih menunggu penyelesaian pekerjaan proyek di lapangan. “Menunggu pekerjaan klir, baru bisa pasang,” terangnya pada Senin (17/11).

Menurut Khoirul, gangguan ini bermula dari kerusakan pipa akibat terdampak aktivitas pembangunan.

Kondisi tersebut membuat PDAM terpaksa menutup aliran dari jalur Pattimura agar distribusi ke wilayah lain tetap berjalan.

“Sementara memang kami tutup (pipa di Jalan Pattimura), karena biar pelanggan lain bisa tetap terima air,” jelasnya.

Ia menambahkan, pada Selasa (18/11) pihaknya akan mengecek langsung kondisi proyek untuk memastikan apakah sudah ada ruang bagi PDAM memulai penyambungan kembali.

“Kalau sudah ada space untuk penyambungan, kami langsung sambung kembali,” tegasnya saat dihubungi Radar Bojonegoro.

Berdasar data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, pembangunan drainase dan trotoar di Jalan Pattimura tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp 5 miliar.

Proyek ini berada di bawah satuan kerja Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Bojonegoro, dengan pelaksana PT Jaya Semanggi Enjiniring asal Surabaya.

Namun, pihak DPKPCK dan rekanan PT Jaya Semanggi Enjiniring asal Surabaya belum bisa dikonfirmasi. (dan/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#PDAM #Masyarakat Bojonegoro #Warga Bojonegoro #DPKPCK Bojonegoro #Kontraktor Surabaya #Perumda Air Minum Tirta Buana #proyek trotoar #Proyek Drainase