Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Yuk

Penyaluran Beras SPHP di Bojonegoro Masih Sisakan 2.500 Ton

Yana Dwi Kurniya Wati • Selasa, 4 November 2025 | 02:56 WIB
MENIMBANG BERAS: Pedagang di Pasar Bojonegoro Kota sedang menimbang beras. DKPP pastikan stok beras aman.
MENIMBANG BERAS: Pedagang di Pasar Bojonegoro Kota sedang menimbang beras. DKPP pastikan stok beras aman.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pemerintah bertugas menstabilkan harga di pasaran. Termasuk bahan pokok seperti beras, melalui stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP).

Namun, menyisakan dua bulan ini ternyata penyaluran beras SPHP masih mengendap 2.500 ton. Baru tersalur sekitar 2.000 ton dari target tahun ini sebanyak 4.500 ton untuk Bojonegoro.

Badan Urusan Logistik (Bulog) Bojonegoro berharap bisa mencapai target. Alasannya, memengaruhi penilaian kinerja termasuk manajemen.

Pemimpin Cabang Bulog Bojonegoro Ferdian Darma Atmaja mengatakan, Minggu (2/11) malam. SPHP disalurkan dalam dua tahap.

Kini memasuki tahap kedua, Juli sampai Desember. "Penyaluran beras SPHP di Bojonegoro sudah sekitar 2.000 ton. Target ada, 4.500 ton," katanya.

Menurut Ferdian, meski waktu sisa dua bulan, berharap bisa realisasi 100 persen. Karena biasanya bulan-bulan akhir tahun kebutuhan beras meningkat. "Kami memaksimalkan seluruh saluran yang ada," tegasnya.

Penyaluran itu, lanjut dia, di sejumlah pasar tradisional dan kios pedagang, rumah pangan kita (RPK), retail modern, koperasi, dan kios-kios sembako. Melalui sosialisasi dan promosi di media sosial (medsos).

Kemudian, menggerakkan operasi pasar (OP), pasar murah (pasmur), dan gerakan pangan murah (GPM) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Bersama dinas terkait tingkat provinsi dan kabupaten, unsur TNI, Polri, dan lembaga pemerintah lainnya," ujar dia.

Dia menambahkan, untuk retail modern bekerja sama dengan perusahaan skala nasional dan lokal. Di antaranya Indomaret, Superindo, Samudra, dan La Royba. "Masih mencoba masuk ke Sunan Drajat," imbuhnya

Saat disinggung jika tidak mencapai target penyaluran SPHP, pria asal Pamekasan itu mengatakan, akan berpengaruh pada penilaian kinerja Bulog Bojonegoro. Termasuk manajemennya.

Baca Juga: Beras Surplus, Tapi Telur Defisit Untuk Kebutuhan Program MBG di Bojonegoro: Apa Bisa Ditambal dengan Gayatri?

"Tapi, harapannya bisa tetap tercapai, supaya stok berkurang, masyarakat dapat memanfaatkan SPHP. Terus space (ruang) gudang bertambah, tahun depan bisa serap gabah beras lagi," harap Ferdian. (yna/msu)

Editor : Bhagas Dani Purwoko
#bulog bojonegoro #logistik #indomaret #distribusi #Beras sphp #Penyaluran #alfamart