RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Musim hujan di Kabupaten Bojonegoro mulai berlangsung pada pertengahan hingga akhir Oktober 2025 ini. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan, luapan sungai kecil, dan longsor.
Berdasar data BMKG Stasiun Meteorologi Tuban, awal musim hujan di Bojonegoro tahun ini terbagi menjadi dua periode, yakni Oktober Dasarian II (11-20 Oktober) dan Oktober Dasarian III (21-31 Oktober). Sementara, puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada Februari 2026.
’’Musim hujan di Kabupaten Bojonegoro jatuh pada pertengahan hingga akhir Oktober 2025, dengan puncaknya terjadi pada Februari 2026,” jelas Prakirawan BMKG Tuban Arbi Susilo Widayat.
Ia menambahkan, potensi hujan deras mulai meningkat seiring peralihan dari musim kemarau menuju penghujan. Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya genangan air, luapan sungai kecil, dan tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan dan dataran rendah. (dan/bgs)
Editor : Yuan Edo Ramadhana