RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Dua jemaah haji Bojonegoro meninggal dunia.
Mereka adalah Warsiyah Jalil Baris jemaah haji Bojonegoro asal Desa Glagahan, Kecamatan Sugihwaras dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (19/6) lalu.
Dan, Umi Kulsum Ismail Karjiman, jemaah asal Dusun Kapal, Desa Bumirejo, Kecamatan Kepohbaru meninggal dunia Minggu kemarin (22/6).
Kedua jemaah tersebut tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 64.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Bojonegoro Abdulloh Hafidz menyampaikan, Warsiyah Jalil Baris jemaah haji tergabung dalam kelompok terbang (kloter 64) meninggal dunia di usia 88 tahun.
Almarhumah di rujuk ke Rumah Sakit (RS) Mina Al Wadi karena mengalami penurunan kesadaran dan desaturnasi saat berada di tenda Mina pada 7 Juni 2025. Satu hari sebelum pasien mengalami heat stroke dan ditangani di tenda Arafah, telah dilakukan rehidrasi dan kondisi membaik.
"Di rawat di RS King Abdullah Jeddah sejak 8 Juni hingga pada 19 Juni dinyatakan meninggal dunia," terangnya.
Selanjutnya, untuk kronologis jemaah haji Umi Kulsum Ismal Karmijan yang meninggal dunia, Hafidz sapaannya menyampaikan, almarhumah meninggal dunia di usia 79 tahun.
Umi Kulsum awalnya di rujuk di RS Saudi National Hospital karena mengalami sesak nafas dan desaturnasi pada 1 Juni 2025 dengan diagnosis pneumonia. Sebelumnya, almarhumah memiliki riwayat penyakit sebelum berangkat bronkitis dan pernah di rawat di RS.
"Pasien di RS AL Shefa Makkah pada 19 Juni dan dinyatakan meninggal dunia kemarin (22/6) pukul 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS)," bebernya.
Berdasar data dari Kantor Kemenag Bojonegoro, total terdapat 4 jemaah haji Bojonegoro meninggal dunia. Mengingat, sebelumnya 2 jemaah juga dinyatakan meninggal dunia sebelum pelaksanaan puncak haji di Armuzna. Yakni, Masiah, jemaah haji kloter 64 asal Desa Purwosari, Kecamatan Sukosewu meninggal dunia pada 21 Mei 2025 pukul 22.16 WAS di Klinik Bandara Jeddah. Meninggal dunia karena jatuh lemas tiba-tiba ketika turun dari pesawat.
Dan, Abdul Majid Nur Faqih, jemaah haji Bojonegoro asal Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru dinyatakan meninggal dunia 1 Juni 2025 di Rumah Sakit An Nur Makkah Mukaromah Arab Saudi karena sakit.
"Total 4 jemaah haji Bojonegoro meninggal dunia," pungkasnya. (ewi/zim)
Editor : M. Nurkhozim