BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Sebanyak 14 ibu-ibu dan dua anak menjadi penumpang Elf nopol S 7338 AA terlibat kecelakaan tunggal di Tawangmangu Sabtu lalu (17/5). Perkumpulan ibu-ibu arisan asal Desa/Kecamatan Padangan, dan Cepu, Blora tersebut, sedianya bakal berekreasi di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Nahas, elf yang dikemudikan Heri Purwanto itu harus berhenti di tengah perjalanan setelah mengalami laka maut saat melintasi jalur curam turut Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Bahkan, lima orang dari total 16 penumpang meninggal dunia di tempat kejadian.
’’Rencananya, rombongan hendak menikmati wisata di Air Terjun Jumog dan Jembatan Kaca Kemuning yang terletak di Kecamatan Tawangmangu,” ujar Sumarsono, kerabat korban. Pria yang kehilangan tiga anggota keluarga, termasuk istri, anak, iparnya itu langsung menuju RSUD Karanganyar setelah mengetahui kabar tersebut.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Ryan Agista Mulyanto menjelaskan, mobil Elf mengalami kendala pada sistem pengereman dan kurangnya penguasaan jalan, saat melaju dari arah Sarangan menuju Kemuning via Tawangmangu.
’’Diduga pengemudi tidak mengetahui kondisi medan jalan yang curam dan berbelok. Selain itu, ada dugaan rem mengalami gangguan, sehingga kendaraan tidak terkendali,” ungkap AKP Ryan Agista Mulyanto dilansir dari Radar Solo. (dan/bgs)
Editor : Hakam Alghivari