Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Disperinaker Bojonegoro: Kecamatan Kedungadem dan Dander Kantong Pekerja Migran, Tiga Bulan Tercatat 91 Jiwa Jadi PMI

Yuan Edo Ramadhana • Senin, 7 April 2025 | 17:00 WIB
ILustrasi PMI (Ainur Ochiem/R.Bjn)
ILustrasi PMI (Ainur Ochiem/R.Bjn)

 

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Bojonegoro terbanyak berasal dari Kecamatan Kedungadem dan Dander sepanjang 2024 dan awal 2025.

Mayoritas memilih Taiwan sebagai negara tujuan. Rerata alasan karena faktor ekonomi.

‘’PMI di Januari sampai Maret minggu ke dua sebanyak 91 pekerja migran,’’ jelas Kepala Seksi (Kasi) Penempatan Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja, dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro Agoestin Faridijani.

Berdasar data disperinaker, sepanjang 2024 tercatat sebanyak 434 PMI. Tersebar di seluruh kecamatan. Terbanyak berdasar jumlah berasal dari Kecamatan Kedungadem sebanyak 85 PMI dan Kecamatan Dander sejumlah 77 PMI. Disusul Kecamatan Sumberrejo sejumlah 26 PMI.

Dan rerata kecamatan lain masih di angka puluhan, belasan, dan satuan. Misal dari Kecamatan Gayam, Sukosewu, dan Tambakrejo sejumlah delapan PMI. Serta, Kecamatan Malo dan Pandangan terdata dua PMI. Juga, Kecamatan Kedewan hanya satu PMI.

Sementara itu, pada Januari hingga Maret minggu ke dua tahun ini, tercatat setidaknya 91 penduduk mendaftar sebagai calon PMI atau CPMI. Terbanyak dari Kecamatan Dander sebanyak 22 PMI dan Kecamatan Kedungadem ada 20 PMI. Untuk mayoritas negara tujuan yakni Taiwan dengan jumlah 216 PMI. Rinciannya 135 PMI laki-laki dan 81 PMI perempuan.

Kemudian, Hongkong sebanyak 97 PMI, hanya perempuan. Ida sapaannya mengatakan, alasan rerata masyarakat memilih bekerja di luar negeri karena keterbatasan ekonomi. Harapannya bisa mencukupi kebutuhan baik primer maupun sekunder dan tersier. ‘’Sebagian besar merantau ke LN (luar negeri) karena ekonomi,’’ pungkas dia. (yna/msu)

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#PMI #tenaga kerja #Kedungadem #taiwan #pekerja migran #Ekonomi #dander #bojonegoro #Luar Negeri #Disperinaker #disperinaker bojonegoro